Terry Putri Ungkap Perjuangan Puasa di AS, Susah Cari Makanan Halal hingga Tempuh 70 Km untuk Tarawih
JAKARTA, iNews.id – Presenter Terry Putri mengungkap perjuangannya menjalani puasa di Amerika Serikat (AS) setelah memilih merantau di Negeri Paman Sam sejak beberapa tahun terakhir. Dia merasakan langsung tantangan menjadi muslim minoritas, terutama saat bulan suci Ramadan. Tahun ini, dia bersyukur bisa kembali merasakan suasana Ramadan di Indonesia.
Perjuangan puasa di AS diakui Terry bukan hal mudah. Selain perbedaan budaya, keterbatasan fasilitas ibadah dan makanan halal menjadi tantangan tersendiri baginya. Dia harus beradaptasi dengan kondisi yang jauh berbeda dibandingkan saat berada di Tanah Air.
Salah satu kesulitan terbesar adalah mencari makanan halal. Menurut dia, akses makanan halal di beberapa wilayah Amerika Serikat sangat terbatas sehingga membutuhkan usaha ekstra.
"Banyak banget bedanya. Cari halal saja cari berkah kan susah ya, benar-benar harus berjuang. Kalau di negara sendiri kan luas banget," ujar Terry Putri di Bintaro, Tangerang Selatan, belum lama ini.
Dicecar 26 Pertanyaan, Eks ART Inara Rusli Bantah Sebar Rekaman CCTV ke Virgoun
Tak hanya soal makanan, ibadah Tarawih pun menjadi tantangan. Dia mengungkapkan harus menempuh perjalanan antar kota demi bisa melaksanakan salat Tarawih berjamaah di masjid.
"Kalau mau Tarawih saja mesti antar kota, karena satu state (negara bagian) itu cuma ada satu masjid. Jadi mesti sekitar 60 km atau 70 km. Tapi di sana Tarawihnya satu juz per hari, imamnya orang Iran," katanya.
Saksi Kunci Ungkap Sopir Inara Rusli Berniat Jual Rekaman CCTV demi Uang