Tanggapan Agnez Mo Disumpahin Meninggal Dunia di Dubai, Sangat Menohok!
JAKARTA, iNews.id - Penyanyi Agnez Mo menanggapi serangan netizen yang mendoakan dia meninggal dunia di Dubai. Seperti apa tanggapan Agenz Mo?
Viral di media sosial seorang netizen dengan nama akun Instagran @bagusandriansyahramadan menyumpahi Agnez Mo terkena serangan rudal Iran yang beberapa hari lalu sempat menyerang Dubai, Uni Emirat Arab (UEA).
Pernyataan bernada kasar dan negatif itu dilontarkan si netizen di kolom komentar. Saat iNews.id mengecek ke postingan asli, komentar tersebut sudah lenyap alias diduga telah dihapus pemilik akun.
Hal ini tak lama setelah kekasih Agnez Mo, Adam Rosyadi, marah besar atas munculnya komentar tersebut. Ya, Adam menyayangkan ada netizen yang tega menuliskan doa buruk untuk Agnez di tengah situasi memanas yang terjadi di Timur Tengah.
Pastikan Aman, Agnez Mo Perlihatkan Situasi Terkini Dubai dari Apartemennya
Tak lama setelahnya Agnez Mo membuat postingan Instagram. Unggahan itu menampilkan 'quotes' yang bertuliskan kalimat bijak. Apa tulisannya?
"We live in a time where intelligent people are being silenced so that stupid people won't be offended," tulis pesan 'quotes' yang diunggah ulang Agnez Mo dari postingan @sacred.success, Senin (2/3/2026).
Terjebak di Dubai, Agnez Mo: I'm Safe!
Maksud dari kalimat tersebut, "Kita hidup di zaman di mana orang-orang cerdas dibungkam agar orang-orang bodoh tidak tersinggung.
Heboh! Agnez Mo Dikabarkan Terjebak di Dubai di Tengah Serangan Rudal Iran
Pernyataan itu diduga kuat adalah sindiran dari Agnez untuk pihak-pihak yang mendoakan hal buruk kepadanya.
Sebagai informasi, Agnez Mo mengabarkan kalau kondisinya di Dubai baik-baik saja. Tempat tinggalnya pun aman, tidak ada proses evakuasi apa pun selama serangan Iran ke Dubai pada Sabtu, 28 Februari 2026.
Hal itu mengacu pada video Instastory yang diunggah Agnez. Dia memperlihatkan kalau kondisinya sekarang aman dan baik. Dia pub memastikan, kalau terjadi apa-apa dengannya, dia akan mengabarkan ke Instagram.
Editor: Muhammad Sukardi