Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral, Virgoun Bakal Menikah pada 26 Februari 2026
Advertisement . Scroll to see content

Tak Mau Digantung, Inara Rusli Minta Insanul Fahmi dan Wardatina Mawa Selesaikan Masalah Mereka

Selasa, 24 Februari 2026 - 14:37:00 WIB
Tak Mau Digantung, Inara Rusli Minta Insanul Fahmi dan Wardatina Mawa Selesaikan Masalah Mereka
Inara Rusli, melalui kuasa hukumnya, Lechumanan, angkat suara terkait polemik rumah tangga Insanul Fahmi dan Wardatina Mawa. (Foto: Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.idInara Rusli, melalui kuasa hukumnya, Lechumanan, angkat suara terkait polemik rumah tangga Insanul Fahmi dan Wardatina Mawa. Sorotan diarahkan pada ketegasan sikap kedua belah pihak agar persoalan yang sudah menjadi konsumsi publik tidak berlarut-larut.

Lechumanan mengungkapkan hingga kini status Wardatina Mawa masih sebagai istri sah Insanul Fahmi. Belum ada putusan pengadilan yang secara resmi memutuskan hubungan pernikahan keduanya, sehingga secara hukum mereka masih terikat sebagai suami-istri.

“Suami-istri masih terikat perkawinan, belum ada putusan yang mengakhiri hubungan mereka. Jadi lebih baik lakukan komunikasi persuasif,” ujar kuasa hukum Inara.

Menurut dia, selama status pernikahan masih sah, seharusnya penyelesaian dapat ditempuh secara langsung tanpa harus terus berpolemik di ruang publik. Dia menilai komunikasi personal jauh lebih efektif dibanding saling melontarkan pernyataan melalui media.

Lechumanan juga menyoroti dampak panjang dari polemik tersebut. Persoalan rumah tangga yang seharusnya bersifat privat kini justru melebar dan menjadi sorotan masyarakat luas, bahkan memicu berbagai spekulasi.

Dia menyebut kondisi ini bukan hanya memengaruhi kedua pihak, tetapi juga keluarga besar masing-masing. Situasi yang terus memanas dinilai berpotensi memperkeruh suasana, terlebih di tengah bulan suci Ramadan.

“Saya mewakili klien saya minta kalian akhiri polemik ini. Jangan sampai seluruh Indonesia ikut campur urusan kalian,” katanya.

Dalam pandangannya, ketegasan menjadi kunci utama untuk menghentikan kegaduhan. Jika memang ingin mempertahankan rumah tangga, maka langkah rekonsiliasi perlu ditempuh secara terbuka dan jelas. Namun jika memilih berpisah, proses hukum harus segera diselesaikan tanpa menggantung.

Lechumanan mengaku tidak yakin perceraian benar-benar akan terjadi dalam waktu dekat. Dia menilai selama status tersebut belum diputus secara hukum, polemik akan terus memiliki ruang untuk berkembang.

Dia juga menduga polemik ini sengaja dimanfaatkan untuk mendongkrak popularitas. Bahkan, dia menyinggung kemungkinan adanya keuntungan berupa kontrak pekerjaan atau endorse yang muncul dari ramainya pemberitaan.

“Dugaan saya jelas-jelas menggunakan perkara ini untuk mendompleng nama dia, untuk menaikkan popularitas,” ucap Lechumanan.

Menurutnya, jika perceraian benar-benar terjadi dan status resmi berakhir, perhatian publik bisa saja mereda. Kondisi itu berpotensi membuat isu yang selama ini ramai perlahan menghilang dari sorotan.

Meski demikian, kuasa hukum Inara tetap membuka ruang penyelesaian secara kekeluargaan. Dia berharap momentum Ramadan dapat dimanfaatkan untuk introspeksi dan mengambil keputusan yang tegas serta bermartabat.

“Kalau mau akhiri, akhiri baik-baik. Jangan digantung-gantung,” kata Lechumanan.

Dia menekankan apa pun pilihan yang diambil, baik melanjutkan rumah tangga maupun mengakhirinya, harus dilakukan secara jelas. Ketegasan sikap dinilai penting agar tidak terus memicu spekulasi dan kegaduhan yang semakin meluas di tengah masyarakat.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut