Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Apakah Sikat Gigi di Siang Hari Membatalkan Puasa? Ini Penjelasan Ahli
Advertisement . Scroll to see content

Sering Mual saat Sikat Gigi, Coba Trik Jempol Ini

Sabtu, 11 Juli 2026 - 08:29:00 WIB
Sering Mual saat Sikat Gigi, Coba Trik Jempol Ini
Menyikat gigi bisa menjadi tantangan bagi sebagian orang karena memicu refleks mual. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Menyikat gigi ternyata bisa menjadi tantangan bagi sebagian orang karena memicu refleks mual atau gag reflex. Kondisi ini bahkan dapat menyebabkan mata berair, batuk, hingga membuat seseorang kesulitan membersihkan gigi bagian belakang.

Dokter sekaligus influencer kesehatan, dr Cecep Hermawan, membagikan tips sederhana yang disebut sebagai "Trik Jempol" untuk membantu mengurangi refleks mual saat menyikat gigi. Tips tersebut dibagikan melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya.

dr Cecep mengungkapkan caranya cukup mudah. Genggam tangan kiri, lipat ibu jari ke dalam telapak tangan, lalu kepalkan sekuat mungkin. Kepalan tersebut ditahan selama sekitar 30 detik hingga dua menit sambil menyikat gigi pada area yang sensitif dan menarik napas perlahan melalui hidung.

"Genggam tangan kiri, jempol dilipat ke dalam telapak, kepal, tahan sambil sikat gigi kurang lebih 30 detik selama dua menit berbarengan tarik nafas pelan lewat hidung," kata dr Cecep, dikutip Jumat (10/7/2026).

Dia menjelaskan, trik tersebut bekerja melalui mekanisme persaingan sinyal saraf. Tekanan pada telapak tangan mengirimkan sinyal ke otak yang kemudian bersaing dengan sinyal refleks muntah dari tenggorokan sehingga respons mual menjadi berkurang.

Trik jempol ini diduga kerja lewat sinyal saraf yang saling bersaing. Tekanan di telapak tangan bikin sinyal gag reflex (refleks muntah) dari tenggorokan jadi kurang kepicu. Ditambah napas pelan, otot tenggorokan juga lebih rileks," katanya.

Meski demikian, dr Cecep mengingatkan bahwa efektivitas metode tersebut belum dapat dipastikan berlaku untuk semua orang. Sebab, trik tersebut masih didasarkan pada penelitian berskala kecil yang melibatkan 36 responden.

"Catatan penting: ini baru dari 1 studi kecil (36 orang), belum banyak diulang penelitiannya. Sifatnya baik buat dicoba, bukan pasti ngefek buat semua orang ya," katanya.

Selain mencoba trik jempol, dr Cecep juga menyarankan beberapa cara lain untuk mengurangi refleks mual saat menyikat gigi. Salah satunya adalah memulai menyikat gigi dari bagian depan, kemudian secara perlahan berpindah ke bagian belakang agar area paling sensitif tidak langsung terpapar sikat gigi.

Dia juga merekomendasikan penggunaan sikat gigi berkepala kecil karena hanya menyentuh area yang lebih sempit di dalam rongga mulut sehingga risiko memicu refleks mual dapat berkurang.

"Sikat bagian depan dulu, baru pelan-pelan geser ke belakang. Jangan langsung ke area paling sensitif. Kepala sikat yang lebih kecil biasanya bikin area yang kesentuh lebih sedikit, jadi memicu hoek-nya nggak sekuat sikat biasa," katanya.

Tak hanya itu, sensitivitas terhadap refleks muntah juga dapat dilatih secara bertahap. Caranya dengan menyentuhkan sikat gigi sebentar pada titik yang biasanya memicu rasa mual, kemudian secara perlahan menggeser titik tersebut sedikit lebih dalam setiap hari.

> "Titik yang biasa bikin hoek, sentuh sebentar tiap hari pakai sikat, terus geser dikit lebih jauh dari hari sebelumnya. Lama-lama titik itu jadi kurang sensitif," katanya.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut