Sedih Royalti Dangdut Macet, Rhoma Irama Sumbang Rp100 Juta Pakai Uang Pribadi
JAKARTA, iNews.id – Rhoma Irama menunjukkan kepeduliannya terhadap nasib musisi dangdut yang terdampak royalti macet. Di tengah polemik pembayaran hak cipta yang belum terselesaikan, dia rela merogoh kocek pribadi demi membantu rekan sejawatnya.
Langkah ini diambil menyusul keluhan sejumlah anggota LMK RAI dan ARDI yang belum menerima hak royalti mereka. Kondisi tersebut dinilai semakin berat menjelang momen Idul Fitri, ketika kebutuhan ekonomi meningkat.
Rhoma pun menyumbangkan dana sebesar Rp100 juta dari uang pribadinya untuk dibagikan kepada para musisi yang terdampak.
"Saya bisa merasakan gitu teman-teman ya. Saya ikut menyumbangkan uang Rp100 juta untuk bisa dibagikanlah," kata Rhoma Irama dalam video yang diterima awak media belum lama ini.
Elvy Sukaesih, Ridho Rhoma, Happy Asmara, dan Gilga Sahid Siap Goyang DMD Panggung Rezeki di MNCTV
Menurutnya, persoalan royalti yang belum cair melalui LMKN menjadi pukulan besar bagi para pelaku musik dangdut. Dia menilai, kondisi ini bukan sekadar masalah administratif, tetapi juga menyangkut keberlangsungan hidup para seniman.
Bersama Ikke Nurjanah selaku Ketua ARDI, Rhoma telah melakukan berbagai upaya untuk mencari solusi. Mereka bahkan menemui Fadli Zon guna menyampaikan langsung keluhan para musisi.
Kasus Hak Cipta Lesti Kejora vs Yoni Dores Memanas: LMKN Siap Jadi Mediator, Rhoma Irama Serukan Damai
"Cobalah apa pun itu, selamatkanlah anak-anak ini karena Lebaran mau mudik," tegasnya.
Rhoma Irama dan Rita Sugiarto Siap Meriahkan Road To Kilau Raya Berkah Cinta Ramadan
Pelantun lagu Begadang itu mengaku, bantuan yang dia berikan merupakan bentuk empati nyata terhadap kondisi yang dialami para musisi. Dia merasa memiliki nasib yang sama karena terdampak kebijakan tata kelola royalti yang baru.
"Apa ya, obsesi saya sebagai bukti bahwa saya berempati karena ya kita semua kena ini," ucapnya.
Meski demikian, Rhoma tetap mengingatkan rekan-rekannya untuk bersabar dan tetap bertawakal. Dia juga mengajak para musisi untuk terus memperjuangkan hak mereka dengan cara yang bijak dan mengedepankan akal sehat.
Editor: Dani M Dahwilani