Sedih Banget, Ibunda Vidi Aldiano Ngaku Dipeluk Almarhum dalam Mimpi
JAKARTA, iNews.id - Ibunda almarhum Vidi Aldiano, Besbarini, mengungkapkan momen mengharukan saat dirinya didatangi sang putra melalui mimpi. Seperti apa cerita selengkapnya?
Besbarini mengaku sangat lega karena penantiannya bertemu Vidi Aldiano lewat mimpi akhirnya terwujud. Mimpi tersebut terasa sangat nyata, menggambarkan kebiasaan Vidi saat masih hidup.
"Pengen sekali dimimpikan (dan akhirnya terwujud). Waktu itu dalam mimpi si Vidi datang ke panggung, terus saya memang selalu kan dampingin, menonton bersama bapak dari belakang panggung. Terus dia datang, terus peluk saya," ujar Besbarini di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Selasa (24/3/2026).
Namun, dalam mimpi tersebut Vidi tidak mengucapkan sepatah kata pun. Harry Kiss, ayahanda almarhum, justru meyakini bahwa sosok yang hadir memang benar-benar arwah sang anak.
Mengharukan, Keluarga Sepakat Sumbangkan Barang Milik Vidi Aldiano ke Panti Asuhan
"Katanya lagi nih, kalau kita didatangi Vidi tapi Vidinya nggak ngomong, itu bener. Tapi kalau dia ngomong begini, begini, begitu, itu jin tuh biasanya. Jadi, dia nggak ngomong. Kalau kita didatangi, dipeluk atau apa gitu, itu biasanya dianggap beneran Vidi," ucap Harry Kiss.
Heboh Anggrek Putih Misterius di Makam Vidi Aldiano, Keluarga Tak Tahu Siapa Pengirimnya!
Besbarini pun membenarkan hal tersebut. Baginya, pelukan tanpa kata itu sudah cukup mengobati kerinduannya sebagai seorang ibu.
"Nggak (ngomong), cuma benar-benar peluk. MasyaAllah. Itu memang Vidi kalau habis nyanyi, ya, seperti itu sih. Jadi yang dia lakukan peluk, karena dia memang tahu saya tuh memang hanya butuh peluk dari anak-anak semuanya," tutur sang ibunda.
Mengharukan! Harry Kiss Ungkap Vidi Aldiano Lahir dan Meninggal Dunia di Bulan Ramadhan
Tak hanya soal mimpi, Harry Kiss juga menyinggung soal kepercayaan mengenai energi almarhum selama 40 hari pertama. Hal itu pula yang membuatnya rutin berziarah ke makam.
"Saya kemarin baca ulasan dari media internasional, ya, itu energinya itu masih ada, ya, selama 40 hari. Tapi setelah 40 hari katanya energi itu mengecil, tapi tetap ada. Nah makanya kami selama 40 hari ini akan terus ke makam," kata Harry Kiss.
Editor: Muhammad Sukardi