Sebelum Kena Serangan Jantung, Calvin Dores Ngaku Diremehkan karena Jadi Driver Ojol
JAKARTA, iNews.id - Kondisi kesehatan Calvin Dores tengah menjadi sorotan setelah putra mendiang musisi legendaris Deddy Dores itu dikabarkan mengalami serangan jantung dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.
Di tengah kabar tersebut, publik kembali menyoroti curahan hati Calvin Dores yang sebelumnya mengaku merasa diremehkan di industri musik karena pekerjaannya sebagai driver ojek online (ojol).
Ya, sebelum kondisi kesehatannya menurun akibat serangan jantung, Calvin sempat blak-blakan soal perjuangannya bertahan hidup sekaligus memperjuangkan karier musiknya. Meski membawa nama besar sang ayah, Calvin mengaku kesulitan mendapat kesempatan di industri hiburan.
Menurutnya, banyak pihak hanya mengenalnya sebagai pekerja lapangan, bukan musisi yang memiliki karya dan ide kreatif.
"Cuman denger gue saja, nama gue saja mereka tau, ‘Oh Calvin ojol. Oh Calvin kuli.’ Jadi nama gue tuh ketutup," ujar Calvin dalam sebuah wawancara, dikutip Senin (25/5/2026).
Pengakuan itu sontak membuat banyak orang terkejut. Sebab di balik profesinya sebagai driver ojol, Calvin ternyata masih terus mencoba menawarkan karya musik ke berbagai label dan kolega mendiang ayahnya. Namun, usaha tersebut berkali-kali menemui jalan buntu.
Calvin bahkan mengaku sempat kehilangan harapan untuk melanjutkan karier di dunia hiburan karena merasa tidak mendapat ruang untuk membuktikan kemampuan dirinya.
"Jujur gue sudah pesimis bener di entertain. Karena gue sudah nyoba kemana-mana, sampai gue ngeluarin modal sendiri," katanya.
Meski hidup dalam tekanan ekonomi, Calvin menegaskan dirinya tidak menginginkan belas kasihan berupa uang. Dia hanya berharap ada kesempatan dan dukungan untuk membangun usaha maupun mewujudkan ide-idenya.
"Yang gue butuh bukan ikan. Kalau ikan bisa habis. Pancingan. Gue jaringnya udah ada kok," pungkas Calvin.
Kisah perjuangan hidup Calvin kini menuai simpati luas dari publik. Banyak warganet turut mendoakan kesembuhan putra Deddy Dores tersebut agar bisa segera pulih dan kembali bangkit menjalani kehidupannya.
Editor: Muhammad Sukardi