Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Rossa Donasikan Rp500 Juta untuk Korban Banjir Sumatra: Semoga Meringankan Beban
Advertisement . Scroll to see content

Rossa Marah Besar Dituduh Oplas Gagal, Siap Polisikan Penyebar Isu!

Senin, 13 April 2026 - 18:53:00 WIB
Rossa Marah Besar Dituduh Oplas Gagal, Siap Polisikan Penyebar Isu!
Rossa somasi netizen yang menyebarkan isu oplas gagal. (Foto: Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Badai fitnah menerpa diva Tanah Air Rossa. Penyanyi yang akrab disapa Teh Ocha itu dikabarkan menjadi sasaran serangan terorganisir dari puluhan akun media sosial anonim yang menyebarkan narasi negatif soal dirinya.

Tak tinggal diam, pihak Rossa langsung bergerak cepat. Melalui kuasa hukumnya, M Ikhsan Tualeka, somasi resmi telah dilayangkan kepada sejumlah akun yang diduga menjadi dalang penyebaran fitnah tersebut.

Dalam konferensi pers di kawasan Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Ikhsan menegaskan bahwa kliennya menjadi korban konten yang tidak hanya menyesatkan, tetapi juga merusak reputasi.

"Somasi sudah kami kirimkan kepada pihak-pihak yang secara sadar maupun tidak sengaja menyebarkan fitnah, mendiskreditkan, dan menjatuhkan harkat serta martabat Teh Ocha. Bahkan ada yang menggunakan konten beliau secara tidak bertanggung jawab," ungkapnya, Senin (13/4/2026).

Salah satu isu paling liar yang beredar adalah tudingan bahwa pelantun 'Hey Ladies' itu mengalami kegagalan operasi plastik (oplas) hingga membuat penampilannya disebut berubah drastis. Tuduhan tersebut langsung dibantah keras oleh tim hukum.

Ikhsan menegaskan bahwa Rossa tidak pernah menjalani operasi plastik demi menunjang penampilannya. Ia menyebut narasi tersebut sebagai fitnah keji yang sengaja dibangun untuk merusak citra sang diva di mata publik.

Kuasa hukum Rossa. (Foto: Ravie Wardani)
Kuasa hukum Rossa. (Foto: Ravie Wardani)

Tak hanya berhenti pada somasi, tim hukum juga mengungkap bahwa mereka telah mengantongi identitas di balik akun-akun anonim tersebut. Kuasa hukum lainnya, Natalia Rusli, bahkan menyebut pihaknya mampu melacak hingga ke perangkat yang digunakan pelaku.

"Kami punya tim yang bisa mengidentifikasi sampai ke IMEI handphone, termasuk lokasi penggunaan perangkat tersebut," tegas Natalia.

Lebih lanjut, pihak Rossa memberikan ultimatum tegas bahwa para pelaku diberi waktu 1×24 jam untuk menghapus seluruh konten fitnah dan menyampaikan permohonan maaf secara langsung.

Menurut Natalia, langkah ini diambil bukan untuk menciptakan kegaduhan, melainkan sebagai bentuk edukasi agar masyarakat lebih bijak dalam menggunakan media sosial.

"Mbak Rossa tidak ingin membuat kegaduhan. Tapi kami minta dalam waktu 1×24 jam, konten yang mencemarkan nama baik segera dihapus dan ada permohonan maaf," ujarnya.

Jika ultimatum tersebut diabaikan, tim hukum memastikan akan membawa kasus ini ke ranah pidana. Laporan rencananya akan dilayangkan ke Bareskrim Mabes Polri sebagai bentuk keseriusan dalam menindak pelaku penyebar fitnah.

Langkah tegas ini disebut sebagai peringatan keras bagi para pengguna media sosial agar tidak sembarangan menyebarkan informasi yang belum tentu benar. Pihak Rossa berharap kasus ini bisa menjadi efek jera, sekaligus membersihkan ruang digital dari konten yang merusak nama baik seseorang.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut