Rambu Piras Ungkap Bedanya Hadapi Pandemi Virus Corona di Belanda dan Indonesia
JAKARTA, iNews.id - Penyanyi Rambu Piras saat ini tinggal di negara Belanda, mengikuti sang suami. Dia mengaku perpindahannya dari Indonesia ke Belanda dilakukan sejak Maret silam, di masa awal adanya kasus virus corona baru (Covid-19) di Indonesia.
“Warga negara saya masih Indonesia, lho! Tapi, memang home basenya sekarang di sini,” kata Rambu seperti dikutip dari Musik Asyik di kanal YouTube iNews Portal, Senin (13/7/2020).
Penyanyi jebolan The Voice Indonesia itu menceritakan pengalamannya tinggal di Belanda selama masa adanya pandemi Covid-19. Dia mengungkapkan, ada sedikit perbedaan di Belanda dalam menangani virus tersebut.
“Kalau di sini sih enggak diwajibkan pakai masker. Saya kalau ke grocery store aja enggak pakai masker, tapi semua protokol lainnya harus diikuti,” ujarnya.
Dia menerangkan, pemerintah setempat di Belanda lebih menggalakkan tentang jarak fisik atau social distancing, di mana harus ada jarak 1,5-2 meter dari orang lain.
“Harus jaga jarak kalau di sana. Kalau enggak, melanggar, itu dendanya besar sekali,” ucapnya.
Selama adanya pandemi, diakui Rambu, dia jadi rajin memasak. “Tiba-tiba jadi chef saya, tiba-tiba suka masak. Kemarin saya baru bikin strawberry cheesecake, bangga sekali saya bisa bikin itu,” katanya.
Tak hanya itu, saat ini dia juga tengah merencanakan pembuatan video klip untuk single keduanya, ‘Hanya Kau’, yang baru rilis pada 7 Juli lalu.
Dalam single barunya itu, Rambu mengusung alat musik tradisional Sasando dari Rote-NTT untuk live recording di studio rekaman pada Maret lalu. Sasando ini dapat berpadu manis dengan alat musik biola, gitar, bass, perkusi, drum, dan keyboard serta memberi nuansa yang romantis dalam keceriaan lagu cinta tersebut.
Editor: Tuty Ocktaviany