Perjuangan Amanda Manopo Urus Baby Zac yang Alergi Susu hingga Ikan sejak Lahir
JAKARTA, iNews.id – Menjadi ibu baru bukanlah hal yang mudah bagi artis Amanda Manopo. Di tengah kebahagiaan mengurus putra pertamanya, Baby Zac, Amanda harus menghadapi berbagai tantangan.
Ya, Baby Zac ternyata memiliki alergi sejak lahir. Bayi mungil itu alergi makanan hingga memiliki kondisi kulit sensitif sejak lahir.
Amanda mengungkapkan bahwa Baby Zac memiliki kondisi kulit yang mudah mengalami kemerahan dan gatal-gatal. Meski demikian, ia bersyukur karena kondisi tersebut tidak berkembang menjadi eksim yang lebih serius.
"Dia sensitif, kulitnya cukup lumayan sensitif sama kayak bapaknya. Jadi apa-apa tuh bisa gampang merah, gatal," ujar Amanda dikutip dari tayangan Intens Investigasi, Senin (22/6/2026).
Kondisi tersebut membuat Amanda harus ekstra hati-hati dalam merawat sang anak. Sebagai ibu yang masih memberikan ASI eksklusif, Amanda bahkan ikut menjaga pola makan agar tidak memicu reaksi alergi pada Baby Zac.
Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi Amanda adalah ketika mengetahui putranya memiliki alergi terhadap produk berbahan dasar susu sapi atau dairy. Reaksi alergi yang muncul membuat Amanda harus lebih selektif memilih asupan makanan maupun susu pendamping untuk Baby Zac.
"Kebetulan anakku (alergi) sama (susu) sapi, dairy-dairy nggak bisa. Jadi dia susunya juga harus susu yang benar-benar aman banget karena dia bisa keluar ruam mukanya," kata Amanda.
Tak hanya susu, Amanda juga mengaku harus berhati-hati saat mengonsumsi ikan. Pasalnya, ia masih aktif menyusui dan khawatir makanan yang dikonsumsinya dapat memengaruhi kondisi Baby Zac.
“Aku makan ikan juga harus hati-hati karena kan aku ASI dan DBF juga,” lanjutnya.
Meski harus menjalani berbagai pantangan makanan, Amanda tetap berusaha memberikan yang terbaik bagi buah hatinya. Saat ini, ia masih menyusui Baby Zac secara langsung atau direct breastfeeding (DBF) dan dibantu dengan pompa ASI untuk memastikan kebutuhan nutrisi sang anak terpenuhi.
Menurut Amanda, fokus utamanya saat ini adalah membantu Baby Zac mengejar berat badan ideal agar tumbuh kembangnya berjalan optimal. Ia juga berusaha menjaga kualitas dan produksi ASI agar tetap lancar.
“Kalau sekarang lagi digabung DBF sama pompa karena dia harus ngejar berat badan terus supaya nggak kuning,” ungkap Amanda.
Di tengah berbagai tantangan sebagai ibu baru, Amanda bersyukur karena produksi ASI-nya berjalan lancar. Karena itu, ia memiliki tekad untuk terus menyusui Baby Zac hingga usia dua tahun apabila kondisinya memungkinkan.
“Saya mengusahakan dua tahun. Kalau Tuhan mengizinkan dan dikasih kelancaran semua, dua tahun,” pungkasnya.
Editor: Muhammad Sukardi