Peduli Anak Penyandang Disabilitas, Vanesha Prescilla Lakukan Ini di Bali
JAKARTA, iNews.id – Artis cantik Vanesha Prescilla ternyata menaruh perhatian lebih kepada anak-anak penyandang disabilitas. Vanesha bahkan sampai rela datang ke Bali untuk bertemu sekaligus memberi semangat kepada anak-anak disabilitas.
Tak sendirian, Vanesha Prescilla dan tim Tango sengaja bertemu dengan anak-anak di Yayasan Peduli Kemanusiaan (YPK) di Bali yang fokus melayani kaum disabilitas. Vanesha pun mengaku terharu melihat keluarga para penyandang disabilitas yang semangat mendampingi anak-anak mereka.
“Aku sangat terharu dan senang mengunjungi YPK Bali serta dapat berinteraksi dengan adik-adik penyandang disabilitas di sini. Mereka terlihat sangat bersemangat dan bisa mandiri. Keluarganya juga sangat mendukung mereka,” kata Vanesha, Kamis (18/8/2022).
Kunjungan Vanesha dalam rangkaian HUT ke-77 RI sekaligu mau mengajak masyarakat, terutama generasi milenial agar mendukung program-program peduli kaum disabilitas. Dia pun percaya generasi milenial dapat membantu dengan apa yang mereka miliki, baik dalam bentuk dana maupun talenta.
7 Artis Jadi Model Sejak Kecil, Nomor 5 Lahir di Indonesia Sukses Berkarier hingga Amerika Serikat
“Aku tadi bertemu dengan relawan-relawan muda yang memberikan waktunya untuk melatih adik-adik ini beragam ketrampilan. Misalnya menggambar, menari, bermain musik. Seru dan menyenangkan bisa berbagi kebaikan!” ujar Vanesha Prescilla di tengah-tengah acara gathering anak-anak penyandang disabilitas di YPK Bali.
Sementara berdasarkan data berjalan Biro Pusat Statistik (BPS) pada 2020 jumlah penyandang disabilitas di Indonesia mencapai 22,5 juta orang atau sekitar 5 persen dari jumlah penduduk Indonesia. Provinsi Bali termasuk 10 besar daerah dengan penyandang disabilitas terbanyak di Indonesia.
Deretan Artis Malaysia Banyak Penggemar di Indonesia, Nomor 4 Bikin Sedih Netizen karena Meninggal Mendadak Serangan Jantung
Mengacu pada data itulah tim Wafer Tango dan Vanesha Prescilla mengunjungi YPK, sebuah lembaga sosial yang sejak 2001 telah melayani lebih dari 60.000 warga Bali terkait permasalahan disabilitas secara gratis. Pelayanan yang diberikan oleh YPK di antaranya rehabilitasi penyandang disabilitas fisik, fisioterapi keliling, pencegahan gangguan pendengaran, pelayanan kesehatan, serta edukasi dan keterampilan.
“Penyandang disabilitas bukanlah beban, mereka berhak menjalani kehidupan yang normal. Mereka bisa dan mampu asalkan difasilitasi dengan penanganan yang benar dan tepat,” kata Harianus Zebua, Head of Corporate and Marketing Communication OT Group pada acara kunjungan ke YPK Bali.
Sementara Elsye Suryawan Ketua Dewan Pengurus YPK Bali mengapresiasi inisiatif yang dilakukan oleh Tango dan Vanesha Prescilla. Elsye mengatakan kepedulian terhadap penyandang disabilitas memang harus terus ditingkatkan. Pasalnya masih banyak masyarakat yang salah memahami mereka sehingga menimbulkan stigma yang kurang baik.
“Padahal jika ditangani dengan benar dan metode yang tepat, kaum disabilitas bisa mandiri dan berprestasi,” kata Elsye.
Editor: Elvira Anna