Panas! Okin Tuduh Rachel Vennya Putarbalikkan Fakta soal Orang Misterius yang Datang ke Rumah Anaknya
JAKARTA, iNews.id – Konflik antara Okin alias Niko Al Hakim dengan Rachel Vennya kembali memanas. Kali ini, Okin secara terbuka membantah narasi yang disampaikan Rachel soal adanya orang tak dikenal yang datang mengukur rumah tanpa sepengetahuannya.
Dalam klarifikasi terbarunya, Okin menegaskan bahwa Rachel sebenarnya sudah mengetahui akan adanya kunjungan ke rumah tersebut. Namun, menurutnya, informasi itu kemudian disampaikan ke publik dengan cara yang memicu kesalahpahaman.
"Ybs (Rachel) sudah mengetahui mengenai akan terjadi pengecekan, bukan pengukuran," kata Okin, dikutip Minggu (5/4/2026).
Okin menjelaskan, kedatangan orang ke rumah tersebut merupakan bagian dari proses awal penjualan properti, bukan tindakan mendadak tanpa izin seperti yang ramai dibicarakan di media sosial. Dia juga menilai Rachel kemungkinan salah mengartikan situasi tersebut.
5 Fakta Mengejutkan Konflik Rachel Vennya Vs Okin soal Rumah, Nomor 4 Paling Viral!
"Ybs mungkin beranggapan bahwa rumah tersebut harus dikosongkan pada hari itu juga. Padahal, tidak. Semua penjualan pasti melewati banyak proses terlebih dulu," tegasnya.
Menurut Okin, polemik ini bermula saat dirinya memutuskan untuk menjual rumah yang selama ini menjadi sumber konflik di antara mereka. Keputusan itu diambil setelah berbagai masalah terkait properti tersebut terus berlarut-larut, termasuk persoalan pembayaran dan komunikasi yang memburuk.
Rumah Anak Terancam Dijual, Polemik Rachel Vennya dan Okin Memanas Libatkan Orang Tua
Dia mengungkapkan, sebelum proses pengecekan dilakukan, dirinya sudah menginformasikan kepada Rachel bahwa akan ada pihak yang datang melihat kondisi rumah. Namun, narasi yang kemudian muncul di publik justru berbeda.
Kronologi Perseteruan Rachel Vennya dan Niko Al Hakim, Rumah untuk Anak Terancam Dijual
Hal inilah yang membuat Okin merasa perlu meluruskan informasi. Dia menyayangkan cara penyampaian Rachel yang dinilai kerap membawa persoalan pribadi ke media sosial tanpa konteks utuh.
"Cara mengekspresikan emosi dan perasaan yang selalu dibawa ke media sosial itu menimbulkan banyak mispersepsi di masyarakat," ujarnya.
Okin menegaskan, sejak awal dirinya lebih memilih menyelesaikan persoalan secara privat demi menjaga hubungan baik, terutama untuk kepentingan anak-anak mereka. Namun, situasi yang berkembang membuatnya akhirnya angkat bicara ke publik.
Perseteruan ini pun kembali menyita perhatian warganet, terutama karena perbedaan versi cerita dari kedua belah pihak yang terus berkembang di ruang publik.
Editor: Muhammad Sukardi