Nadhif Basalamah Jadi Korban Pelecehan Seksual di Medsos, Aldi Taher: Nikah Buruan!
JAKARTA, iNews.id - Kasus dugaan pelecehan seksual secara verbal yang dialami penyanyi Nadhif Basalamah masih menjadi perhatian publik. Di tengah derasnya dukungan kepada Nadhif, artis Aldi Taher justru memberikan saran yang memicu perdebatan.
Melalui video yang diunggah di akun Instagram pribadinya pada Selasa (30/6/2026), Aldi Taher menanggapi kasus tersebut dengan menyarankan Nadhif Basalamah agar segera menikah. Menurut Aldi, menikah bisa menjadi salah satu solusi agar Nadhif memiliki kesibukan.
"Ada solusi buat lu bro, nikah buruan bro biar ada kesibukan lain, ngurus istri, ngurus anak," ujar Aldi Taher dalam video yang kemudian viral di media sosial.
Video tersebut kemudian diunggah ulang oleh akun X @KemangiNews dan langsung menyita perhatian warganet. Dalam waktu singkat, kolom komentar dipenuhi beragam tanggapan yang mayoritas mempertanyakan relevansi saran Aldi dengan persoalan yang sedang dihadapi Nadhif.
Banyak netizen menilai pelecehan seksual tidak ada hubungannya dengan status pernikahan seseorang. Mereka menegaskan bahwa perhatian seharusnya diarahkan kepada pelaku, bukan kepada korban.
"Lah, yang harusnya diurus itu moral pelakunya atau hukumnya, kok malah hak privatnya yang diatur-atur? Memang paling benar kalau denger saran Aldi Taher itu disenyumin aja," tulis akun X @Sebeg***.
Komentar serupa juga datang dari akun lain yang mempertanyakan mengapa menikah kerap dijadikan solusi untuk berbagai persoalan.
"Kalo ada pelecehan yang harus diulti itu yang melakukan pelecehannya. Sudah gitu, kenapa solusi dari semua masalah adalah nikah? Aneh," tulis akun @lattyla***.
Sementara itu, akun @yurade**** menilai pernyataan Aldi justru menggeser fokus dari persoalan utama.
"Bang Aldi, Nadhif kena pelecehan bukan karena ga ada kesibukan. Yang harus ditindak itu pelaku pelecehannya," tulisnya.
Hingga kini, video Aldi Taher masih ramai diperbincangkan di berbagai platform media sosial. Di sisi lain, Nadhif Basalamah belum memberikan tanggapan terkait komentar Aldi maupun polemik yang berkembang di jagat maya.
Editor: Muhammad Sukardi