Mengejutkan! Ini Reaksi Insanul Fahmi setelah Digugat Cerai Wardatina Mawa
JAKARTA, iNews.id - Kabar rumah tangga Wardatina Mawa dan Insanul Fahmi memasuki babak baru. Mawa resmi menggugat Insan ke Pengadilan Agama Medan.
Insanul Fahmi pun merespons kabar tersebut. Dia mengaku kaget bahwa Wardatina Mawa benar-benar menggugat cerai dirinya ke PA Medan. Terlebih, gugatan dilayangkan sebelum Lebaran 2026.
Ya, sebelumnya Mawa berencana akan menggugat Insan setelah Lebaran 2026. Tapi, Ramadhan bahkan baru berjalan sepekan, gugatan perceraian itu kini sudah masuk ruang sidang.
Lantas, seperti apa pernyataan lengkap Insanul Fahmi usai digugat cerai Wardatina Mawa?
Rumah Tangga Hancur, Wardatina Mawa Trauma hingga Butuh Bantuan Psikolog
Dalam wawancara melalui Zoom pada Jumat (27/2/2026), Insan tak menampik adanya rasa kaget atas keputusan sang istri yang dinilai maju dari jadwal semula.
"Ya, sebenarnya ada kagetnya. Masih 50:50 untuk mempertimbangkan, mencoba ikhlas atau tetap memperjuangkan,” ujar Insanul.
Wardatina Mawa Rutin ke Psikolog Jelang Cerai dengan Insanul Fahmi
Insan mengungkapkan, sejak awal dirinya telah berupaya memperbaiki hubungan di tengah konflik yang terjadi. Namun, ia merasa situasi justru semakin rumit seiring berjalannya waktu.
Begini Respons Insanul Fahmi usai Wardatina Mawa Bakal Gugat Cerai Setelah Lebaran
“Dari awal aku coba memperbaiki dan mengelola semuanya, tapi makin ke sini makin kusut. Ada banyak pihak yang ikut terdampak, termasuk keluarga,” tuturnya.
Ia juga mengaku telah menempuh langkah spiritual untuk mencari jalan terbaik. Insan menyebut dirinya melakukan istikharah dan berdoa agar diberikan keputusan yang paling baik untuk semua pihak.
“Mungkin sembari istikharah mencari jalan terbaik seperti apa,” lanjutnya.
Sebelumnya, Insan dan Mawa disebut sempat kembali menjalin komunikasi. Bahkan, muncul harapan untuk berdamai dan rujuk. Namun, gugatan cerai yang diajukan lebih cepat dari rencana awal membuat peluang tersebut kini dipertanyakan.
“Kami sempat komunikasi, bahkan sempat kepikiran untuk damai dan rujuk. Di sini sebenarnya diuji kedewasaan,” kata Insan.
Menurut Insan, kondisi rumah tangga mereka semakin memanas karena adanya campur tangan pihak lain. Ia menilai banyak suara dari luar yang justru memperkeruh suasana.
"Kalau aku lihat, situasi jadi panas karena banyak mendengarkan pihak lain yang sebenarnya tidak ada urusannya dengan rumah tangga," tegasnya.
Editor: Muhammad Sukardi