Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bunga 50 Persen? Aksi Azia Tagih Utang Rp97 Juta
Advertisement . Scroll to see content

Madam Drama Soal Rebutan Takjil, Azia Bahas Etika Berbuka

Selasa, 17 Maret 2026 - 17:35:00 WIB
Madam Drama Soal Rebutan Takjil, Azia Bahas Etika Berbuka
Dipandu Ukhti Azia bersama Umi Riza dan Madam, episode kali ini membahas fenomena yang sangat dekat dengan suasana menjelang berbuka puasa, yaitu war takjil. (Foto: SMN)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Pada episode spesial Ramadhan kali ini, YA SALAM kembali menghadirkan obrolan kajian yang santai namun penuh candaan. Dipandu oleh Ukhti Azia bersama Umi Riza dan Madam, episode kali ini membahas fenomena yang sangat dekat dengan suasana menjelang berbuka puasa, yaitu war takjil.

Sejak awal acara, suasana sudah dipenuhi candaan khas antara Azia dan Madam. Percakapan keduanya bahkan sempat memancing tawa ketika Madam menyindir Azia yang berbicara terlalu cepat, sementara Azia menanggapi dengan gaya santainya.

Pembahasan kemudian diarahkan pada fenomena war takjil yang kini sering terjadi di berbagai tempat menjelang waktu berbuka. Azia menjelaskan bahwa istilah tersebut menggambarkan suasana orang-orang yang berbondong-bondong mencari makanan berbuka, bahkan sampai rela antre panjang.

Madam juga bilang bahwa suasana tersebut kadang terasa seperti kompetisi. Banyak orang merasa tidak mau kalah dari yang lain dalam mendapatkan makanan favorit saat berbuka.

Umi Riza kemudian memberikan penjelasan mengenai fenomena tersebut. Umi menyebut bahwa war takjil sebenarnya memiliki sisi positif bagi pedagang karena dapat meningkatkan penjualan dan mendatangkan rezeki. Namun Umi Riza juga mengingatkan bahwa membeli makanan berbuka secara berlebihan dapat berujung pada sikap mubazir. Menurutnya, Islam mengajarkan kesederhanaan bahkan dalam hal berbuka puasa.

Sesi curhat kembali menghadirkan momen kocak ketika salah satu jamaah mengaku menyuruh temannya pura-pura kesurupan agar bisa mendapat cilok saus Padang lebih cepat saat antre. Mendengar hal tersebut, Umi Riza langsung menegur dengan tegas sambil menyebut tindakan tersebut tidak masuk akal.

Madam juga sempat menjadi pusat perhatian ketika seorang penanya melalui video call mengaku menemukan wanita berbau kaporit saat war takjil, yang kemudian terungkap ternyata adalah Madam sendiri.

Di akhir kajian, Umi Riza menutup dengan pesan bahwa war takjil boleh saja menjadi momen seru, namun tidak boleh sampai menghilangkan rasa sabar dan saling menghargai.

Melalui obrolan yang ringan namun bermakna, YA SALAM kembali menghadirkan kajian Ramadhan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut