Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mengejutkan! Laporan Forensik Terbaru Menduga Kematian Kurt Cobain Bukan Bunuh Diri
Advertisement . Scroll to see content

Kurt Cobain Tidak Bunuh Diri tapi Tewas Dibunuh? Fakta Baru Ini Mengejutkan!

Kamis, 19 Februari 2026 - 14:35:00 WIB
Kurt Cobain Tidak Bunuh Diri tapi Tewas Dibunuh? Fakta Baru Ini Mengejutkan!
Kurt Cobain diduga kuat tidak bunuh diri, melainkan dibunuh. (Foto: X)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Penyanyi Kurt Cobain ditemukan tak bernyawa di rumahnya di Seattle, Washington, Amerika Serikat. Para penyidik menyatakan kematiannya akibat bunuh diri.

Setelah 30 tahun berlalu, fakta kematian Kurt Cobain 'direvisi'. Kurt Cobain diyakini tewas dibunuh, bukan bunuh diri. Apa alasannya?

Menurut seorang pensiunan kapten Kepolisian Seattle, bukti fisik dari tempat kejadian kematian vokalis Nirvana itu tidak masuk akal dan menuduh kasus ini ditangani secara tidak benar dan direkayasa agar tampak seperti kasus bunuh diri.

Neil Low, yang menghabiskan 50 tahun di Departemen Kepolisian Seattle (SPD), mengatakan kepada Daily Mail bahwa dia percaya penyelidikan kematian Kurt Cobain telah gagal.

"Saya sama sekali tidak percaya bahwa Kurt melakukan upaya bunuh diri," kata Low, dikutip Kamis (19/2/2026).

Beberapa faktor yang membuat Low yakin Kurt tidak bunuh diri mengacu pada bukti darah, luka tembak, dan dugaan ketidakkonsistenan di tempat kejadian. Semua faktor itu membuatnya yakin Kurt tidak tewas bunuh diri.

"Salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam penulisan laporan adalah faktor kesalahan manusia; salah dengar, salah paham, pemikiran yang tertukar, dan detail yang terlupakan," ujar Low.

Atas penilaian itu, Low mendesak penegak hukum untuk membuka kembali kasus ini.

Sebelumnya, sekelompok tim forensik independen juga menilai bahwa kematian Kurt Cobain akibat bunuh diri adalah teori yang salah. Sebab, banyak kejanggalan di TKP kematian sang musisi.

Dalam laporan terbaru yang dikutip Daily Mail, tim forensik menyebut kematian Cobain pada 1994 lebih mengarah pada dugaan pembunuhan. Klaim ini muncul setelah mereka meninjau ulang hasil autopsi, dokumentasi tempat kejadian perkara, serta barang bukti yang selama ini sudah tersebar ke publik.

Pakar forensik Brian Burnett, yang memimpin peninjauan ulang tersebut, menyatakan ada banyak detail yang menurutnya sulit dijelaskan jika kematian Cobain benar-benar terjadi karena bunuh diri. Dia bahkan menyebut skenario yang ada lebih konsisten ke dugaan pembunuhan ketimbang tindakan bunuh diri spontan.

Salah satu poin yang disorot adalah kondisi fisik Cobain saat ditemukan. Tim ini menduga Cobain lebih dulu mengalami overdosis heroin dalam jumlah besar, yang seharusnya membuatnya hampir mustahil melakukan tindakan kompleks seperti menyiapkan senjata api. Setelah itu, mereka menduga terjadi luka tembak di kepala yang bukan dilakukan sendiri.

Selain itu, pola darah, posisi senjata, hingga penataan barang di sekitar tubuh Cobain dinilai terlalu 'rapi' untuk peristiwa bunuh diri. Beberapa barang bukti, seperti peluru dan dokumen tertentu, disebut berada di lokasi yang menurut para peneliti tampak sengaja diatur.

Tim forensik independen juga mempertanyakan keaslian dan konteks catatan bunuh diri yang ditemukan di lokasi. Mereka menilai gaya tulisan dan isi catatan tersebut tidak sepenuhnya konsisten dengan kondisi mental seseorang yang baru saja mengalami overdosis berat.

Kurt Cobain meninggal pada 5 April 1994 pada usia 27 tahun, akibat luka tembak di kepala. Jenazahnya ditemukan tiga hari kemudian oleh seorang tukang listrik yang sedang memasang lampu keamanan di rumah tersebut.

Pada saat itu, Pemeriksa Medis King County menyatakan kematiannya sebagai bunuh diri dengan senapan Remington Model 11 kaliber 20, karena senjata tersebut ditemukan di tangannya dan sebuah catatan bunuh diri di dalam pot tanaman di dekatnya. 

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut