Kronologi Lengkap Perang KNetz Vs SEAblings, Netizen Indonesia Maju Paling Depan!
JAKARTA, iNews.id - Viral di media sosial perang digital antara netizen Korea Selatan (KNetz) dengan netizen Asia Tenggara (SEAblings). Mereka saling serang dan kini perseteruan masih terjadi dan memanas.
Selidik punya selidik, awal mula pertikaian antara KNetz dengan SEAblings gegara netizen Korea Selatan disebut melakukan rasisme pada warganet Malaysia dan negara Asia Tenggara lainnya.
Seperti apa kronologi lengkap awal mula perang KNetz vs SEAblings ini? Simak informasi selengkapnya hanya di berita ini.
Momen perseteruan diawali di media sosial X, di mana banyak KNetz dan SEAblings saling melayangkan hujatan. Bahkan, sejumlah artis Korea hingga Indonesia juga ikut terseret dan menjadi korban rasisme yang tengah ramai di media sosial.
Viral Nikita Willy Naik Angkot di Bandung, Netizen: Angkotnya Tiba-Tiba Estetik
Dalam beberapa tahun terakhir, ketegangan antara Knetz dan netizen Indonesia beberapa kali mencuat dan menjadi perbincangan luas. Perseteruan ini umumnya bermula dari komentar di forum komunitas Korea yang kemudian diterjemahkan dan viral di Indonesia.
Aksi saling serang di kolom komentar hingga perang tagar pun tak terhindarkan. Meski seringkali melibatkan hanya sebagian kecil pengguna internet, konflik tersebut mampu menciptakan kesan seolah terjadi ketegangan besar antara dua komunitas digital dari negara berbeda.
Viral Nikita Willy Naik Angkot saat Kulineran di Bandung, Tuai Pujian Netizen
Menurut pantauan iNews.id, aksi saling serang KNetz dan netizen Indonesia bermula dari media sosial X. Hal ini bermula dari Malaysia. Jadi, di Malaysia sedang ada konser salah satu artis Korea.
Dicopot Jadi Petugas Haji, Chiki Fawzi Dapat Banyak Dukungan dari Netizen
Nah, di dunia per-KPop-an, ada yang namanya fansite yaitu fans yang biasanya motoin idol Korea entah itu konser, fansign, atau aktivitas lainnya, lalu diunggah momennya.
Di konser di Malaysia itu, banyak fansite dari Korea yang datang. Karena mereka memakai kamera profesional, sudahlah ukuran kamera besar, fansite juga mengangkat kameranya tinggi-tinggi, dan ini menghalangi penglihatan fans lain.
Fansite ditegur, tapi tidak merespons. Selain itu, aksi seperti itu melanggar aturan. Dan fansite dari Korea yang ditegur itu balik melawan. Mereka rasis kepada fans non-Korea.
"Mereka ngatain miskin, kulit gelap, wajah kayak hewan, dan lain-lain. Gegara ini, SEAblings bersatu untuk melawan KNetz," ungkap akun X @satzze yang merangkum kronologi perang digital yang viral di media sosial, dikutip Jumat (13/2/2026).
Tidak berhenti di saling serang lewat cuitan, SEAblings menghujat KNetz dengan isu bahasa. Sebab, KNetz setiap kali menyerang netizen Asia Tenggara, selalu pakai bahasa Korea.
Pembahasan yang cukup hangat di perang digital ini adalah saat KNetz menyandingkan foto masyarakat Asia Tenggara dengan hewan primata.
Aksi KNetz tersebut pun mengundang amarah banyak warganet Asia Tenggara termasuk Indonesia dan Malaysia. Banyak netizen SEAblings balik menyerang KNetz imbas cacian dan perilaku rasisme tersebut.
Mereka pun murka hingga memicu ‘perang’ di media sosial. Banyak cuitan saling menghina fisik akibat perilaku rasisme ini dan memancing emosi sejumlah netizen Asia Tenggara lainnya.
Tak hanya itu, aksi saling serang ini juga membuat sejumlah figur publik ikut terseret. Salah satunya aktor Indonesia, Baskara Mahendra. Beredar cuitan netizen Korea yang melakukan narasi rasisme pada aktor Indonesia ini dan membuat warganet Tanah Air geram.
KNetz melakukan perbandingan antara fisik Baskara dengan bintang K-Pop. Hal ini membuat warganet Indonesia murka dan tak tinggal diam.
Personel BTS, Kim Nam Joon pun turut menjadi korban. Usai KNetz menghina Baskara Mahendra, tak sedikit netizen Indonesia menyerang idol K-Pop tersebut.
Mereka pun saling membandingkan fisik keduanya dan terus melayangkan ucapan rasisme tersebut di media sosial.
Editor: Muhammad Sukardi