Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kronologi Guru TK dan Suami di Tegal Tewas dalam Rumah, Diduga Depresi Kena Scam
Advertisement . Scroll to see content

Kronologi Lengkap Patricia Gouw Jadi Korban Scam Tiket Pesawat, Terlanjur Kirim KTP!

Senin, 25 Mei 2026 - 16:29:00 WIB
Kronologi Lengkap Patricia Gouw Jadi Korban Scam Tiket Pesawat, Terlanjur Kirim KTP!
Figur publik Patricia Gouw kena scam tiket pesawat. (Foto: Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Model sekaligus presenter Patricia Gouw membagikan pengalaman menegangkan usai diduga menjadi korban penipuan berkedok pembelian tiket pesawat online. Seperti apa cerita selengkapnya?

Lewat video yang diunggah di TikTok pada Minggu (24/5/2026), perempuan yang akrab disapa Patgouw itu mengaku sempat panik karena terlanjur mengirim data pribadi penting, termasuk KTP dan paspor anaknya.

Seperti apa kejadian selengkapnya? Simak beritanya hanya di artikel ini. 

Kronologi Lengkap Patricia Gouw Jadi Korban Scam Tiket Pesawat

Kejadian bermula saat Patricia berada di Bali dan harus segera kembali ke Jakarta menggunakan penerbangan malam. Karena waktu keberangkatan terlalu mepet, ia kesulitan mendapatkan tiket lewat aplikasi online travel agent.

"Nah, intinya kalau mau beli di apps itu minimal 3 jam atau 4 jam sebelum keberangkatan," ujar Patricia dalam videonya, dikutip Senin (25/5/2026).

Dalam kondisi terburu-buru, Patricia akhirnya mencari alternatif lewat Google. Ia menemukan nomor telepon yang mengaku bisa membantu proses pemesanan tiket pesawat secara cepat. Tanpa banyak curiga, Patricia langsung menghubungi nomor tersebut.

Tak lama kemudian, pelaku meminta data pribadi berupa foto KTP dan paspor anak Patricia dengan alasan untuk proses booking tiket. Setelah itu, Patricia menerima invoice pembayaran dan mentransfer uang sekitar Rp1,8 juta.

Namun rasa curiga mulai muncul setelah pembayaran dilakukan. Pelaku kembali meminta Patricia melakukan pembayaran tambahan sebesar Rp2.500 dengan alasan sistem mengalami error dan transaksi harus dilakukan melalui KlikBCA.

"Dia maksa banget suruh buka KlikBCA," ungkap Patricia.

Situasi itu membuat Patricia mulai sadar ada yang tidak beres. Beruntung, ia tidak mengikuti instruksi lebih lanjut dari pelaku. Sebab menurut pengakuannya, banyak korban lain yang justru kehilangan tabungan dalam jumlah fantastis setelah memberikan akses transaksi perbankan kepada scammer.

"Kalau once kalian keluarin KlikBCA dan si token itu untuk mentransfer, itu bisa habis semua," katanya.

Meski uang yang hilang tidak terlalu besar, Patricia mengaku sangat menyesal karena telah mengirim data pribadi tanpa sensor kepada orang asing. Ia khawatir identitasnya maupun data anaknya dapat disalahgunakan untuk tindak kejahatan lain.

Setelah menyadari dirinya menjadi korban scam, Patricia langsung menghubungi pihak bank untuk memblokir rekening serta kartu kredit demi menghindari risiko lebih besar.

Melalui pengalamannya, Patricia juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat membeli tiket secara online, terutama ketika sedang panik atau terburu-buru. Ia menegaskan pentingnya melindungi data pribadi dan tidak sembarangan mengirim dokumen penting dalam kondisi utuh.

"Kalau kalian kirim KTP, kasih gambar apa kek di tengah-tengahnya," pungkas Patricia.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut