Kronologi Lengkap Amanda Manopo Rugi Rp3 Miliar gegara Oknum Manajemen, Nyesek Banget!
JAKARTA, iNews.id – ArtisAmanda Manopo akhirnya buka suara mengenai kasus dugaan penggelapan dana yang diduga dilakukan mantan orang kepercayaannya. Bukan kerugian kecil, aktris tersebut mengaku kehilangan uang hingga hampir Rp3 miliar.
Menurut kesaksian Amanda Manopo, dia merugi hingga Rp3 miliar setelah diduga menjadi korban ulah oknum manajemen yang bekerja dengannya selama sekitar delapan bulan.
Kasus ini pun menjadi perhatian publik karena tak hanya menyangkut dugaan penggelapan dana, tetapi juga diwarnai dugaan aksi mistis hingga ancaman pembunuhan yang diterima Amanda.
Seperti apa informasi selengkapnya atas kasus yang menimpa Amanda Manopo ini? Simak beritanya hanya di artikel ini.
Amanda Manopo bersama kuasa hukumnya, Sandy Arifin, kini tengah mempersiapkan laporan resmi ke Polres Metro Jakarta Selatan yang rencananya akan didaftarkan pada pekan depan.
“Kami akan membuat laporan resmi itu di minggu depan, hari Selasa (28/7/2026), sekaligus melengkapi rekapitulasi dan rekening koran. Kami fokus untuk penggelapan dana dari uangnya Kak Manda dan perusahaannya dulu sementara waktu ini,” ujar Sandy Arifin pada awak media, belum lama ini.
Lebih lanjut, Amanda mengungkapkan, oknum tersebut bekerja sebagai bagian dari manajemennya selama kurang lebih delapan bulan. Selama periode itu, ia sama sekali tidak menyadari adanya dugaan penyalahgunaan keuangan.
Dugaan penggelapan baru terbongkar setelah Amanda memutuskan memberhentikan oknum tersebut. Dari hasil penelusuran, kerugian yang dialaminya ditaksir mencapai hampir Rp3 miliar.
“Kerugian itu kemungkinan sekitar hampir Rp3 M-an. Selama dia bekerja hampir 8 bulan, ternyata sudah merugikan dari akunya sendiri,” ungkap Amanda.
Temuan itu membuat Amanda merasa sangat terpukul karena orang yang sebelumnya dipercaya justru diduga memanfaatkan posisinya untuk merugikan dia dan perusahaan.
Di tengah proses mengusut aliran dana yang hilang, Amanda justru menemukan fakta lain yang lebih mengejutkan.
Ia mengaku mulai curiga setelah mengetahui adanya dugaan tindakan mistis yang dilakukan oknum tersebut di kediamannya. Kecurigaan itu kemudian diperkuat dengan rekaman CCTV yang disebut memperlihatkan aksi pelaku.
Menurut Amanda, rekaman tersebut menunjukkan oknum itu menaburkan tanah kuburan di rumahnya, membacakan doa-doa pada minuman yang hendak dikonsumsi, hingga melakukan ritual dengan dupa.
“Itu ketahuannya karena dia mendukunin saya. Ada bukti-bukti otentik dari CCTV rumah, ternyata dia taruh tanah kuburan di rumah saya, dari minuman yang saya minum ternyata itu pun didoa-doain, bahkan rumah saya didupa-dupain,” ujar Amanda.
Amanda menduga tindakan tersebut dilakukan dengan tujuan merusak kehidupan pribadinya.
“Dia melakukan itu karena ingin memecahkan hubungan saya sama suami,” lanjutnya.
Persoalan tidak berhenti sampai di situ. Amanda mengaku juga menerima ancaman pembunuhan melalui pesan suara yang diduga berkaitan dengan kasus tersebut.
Karena itu, ia menegaskan tidak lagi memiliki niat untuk berdamai dengan pihak yang diduga telah merugikannya.
“Tidak ada kata maaf lagi sekarang. Saya sudah capek jadi orang baik, sekali-kali harus memberikan efek jera,” tegas Amanda.
Ia berharap proses hukum berjalan lancar dan seluruh pihak yang diduga terlibat dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya.
“Pokoknya doakan semoga perjalanannya lancar dan semoga oknum-oknum yang terlibat ini bisa kami penjarakan secara cepat. Pengen banget melihat dia ada di dalam sel,” tutup Amanda.
Sementara itu, tim kuasa hukum Amanda masih melengkapi sejumlah dokumen, termasuk rekapitulasi transaksi dan rekening koran, sebelum laporan resmi terkait dugaan penggelapan tersebut dilayangkan ke Polres Metro Jakarta Selatan pada pekan depan.
Selain dugaan penggelapan, pihak Amanda juga tengah mendalami kemungkinan adanya unsur pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) terkait unggahan yang diduga menghina sang artis.
Editor: Muhammad Sukardi