Kisah Nindy Ellesse Penyanyi Top Era 1980-an Berjuang Melawan Kanker Payudara
JAKARTA, iNews.id - Nindy Ellesse terkenal sebagai penyanyi era 1980-an. Di era tersebut dia tidak hanya produktif merilis album-album musik, tetapi juga main di beberapa film pada tahun 1988.
Saat ini, Nindy Ellesse masih aktif bermusik bahkan hingga terjun ke dunia politik. Tetapi, siapa sangka bahwa di balik sosoknya yang masih aktif, Nindy merupakan cancer survivor atau pejuang kanker.
Ya, Nindy ternyata pernah berjuang melawan penyakit kanker payudara beberapa tahun silam. Nindy pun menceritakan kisahnya melawan kanker kepada rekannya, Iis Sugianto, pada satu tahun silam.
“Pada 2017, aku merasakan keanehan di payudara kiri aku, tapi saat itu ya biasalah, aku pikir, ah enggak apa-apa kali, denial. Tapi ternyata makin ditunda justru semakin parah,” kata Nindy Ellesse seperti dikutip dari kanal YouTube Iis Sugianto TV, Jumat (1/10/2021).
Setelah itu, artis bernama asli Nindyani Karyawati Pattikawa ini mencoba pengobatan herbal. Namun sayangnya, obat-obatan herbal itu tidak membuatnya sembuh, justru malah semakin parah.
“Setelah sadar kira-kira di tahun 2017, terus bulan Oktober mulai minum herbal dulu. Tapi ternyata reaksinya begitu aku minum herbal, malah jadi keras kayak batu, kayak kayu payudaraku. Nah, dari situ aku sudah mulai sakit, sakitnya minta ampun,” ujarnya.
Akhirnya, Nindy pun memaksakan diri untuk berobat ke dokter. Ternyata setelah melalui pemeriksaan, Nindy didiagnosis kanker payudara stadium 4. Penyanyi kelahiran Ambon ini pun sempat tidak percaya dan berobat kembali ke rumah sakit yang berbeda, tetapi hasilnya sama.
Pelantun lagu ‘Adakah Kau Ingat Padaku’ ini lalu menjalani pengobatan medis hingga payudara kirinya diangkat. Tetapi, selang beberapa bulan kemudian, kanker kembali menggerogoti payudara bagian kanannya.
“Empat bulan kemudian, ada lagi yang kanan. Ini baru lagi. Akhirnya diperiksa lagi, ternyata sudah stadium tiga,” kata Nindy.
Dia lalu kembali menjalani pengobatan medis dan kemoterapi sebanyak empat kali. Tetapi anehnya, kankernya terus berkembang. “Size-nya bukan mengecil, tapi membesar. Akhirnya diangkat lagi, kemo enam kali, dan kemarin Maret 2020 selesai, diperiksa lagi keseluruhannya, ternyata dibilang (sudah) clean,” kisahnya.
Editor: Dyah Ayu Pamela