Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Umrah di Momen Ramadan, Kimberly Ryder Selipkan Doa Minta Jodoh Terbaik
Advertisement . Scroll to see content

Kimberly Ryder Nekat Umrah di Tengah Perang Amerika-Israel dengan Iran

Kamis, 05 Maret 2026 - 06:58:00 WIB
Kimberly Ryder Nekat Umrah di Tengah Perang Amerika-Israel dengan Iran
Kimberly Ryder tetap umrah di tengah perang Amerika-Israel dengan Iran yang memanas di kawasan Timur Tengah. (Foto: Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

TANGERANG, iNews.idKimberly Ryder tetap umrah di tengah perang Amerika-Israel dengan Iran yang memanas di kawasan Timur Tengah. Keputusan itu diambil meski muncul berbagai kekhawatiran terkait situasi keamanan dan imbauan penundaan perjalanan ibadah.

Aktris tersebut menjadi salah satu figur publik yang tetap berangkat ke Tanah Suci di tengah eskalasi konflik regional. Dia memilih berserah diri dan memastikan jalur penerbangan yang digunakan aman dari wilayah terdampak perang.

Kimberly tidak menampik adanya rasa cemas di dalam grup percakapan internal rombongan keberangkatannya. Namun, dia merasa lebih tenang karena memilih penerbangan langsung (direct) tanpa transit di negara-negara yang berpotensi terdampak konflik.

"Ada sih (khawatir), kayak kita kan punya grup, grup WA ada gitu lho. Ada sih, kayak bolak-balik ngirimin reels kek, TikTok kek, apa segala macam," ujar Kimberly Ryder di Bandara Soekarno-Hatta, belum lama ini.

Ibu dua anak itu juga menanggapi santai imbauan dari Kementerian Agama terkait penundaan keberangkatan umrah. Menurut dia, selama visa telah terbit dan maskapai tidak membatalkan penerbangan, maka perjalanan dinilai tetap aman untuk dijalani.

"Aku kembalikan lagi kepada Allah, kepada travel-nya juga merasa aman-aman saja untuk diberangkatkan. Bisa keluar, pesawat tidak di-cancel oleh dari sananya. Oh oke ya sudah kalau gitu aman semuanya gitu lho," ujarnya.

Meski situasi global cukup menantang, Kimberly menganggap keberangkatan umrah kali ini sebagai doa baik yang terkabul. Dia percaya jika memang tidak diizinkan berangkat, pasti akan ada hambatan administratif atau teknis yang menghalangi.

"Tapi kalau misalkan tidak aman, tidak safe untuk kita, pasti ada saja yang akhirnya nggak jadi gitu lho. Apa itu visanya nggak keluar atau akhirnya mungkin penerbangan di-cancel," katanya.

Kimberly menegaskan bahwa kunci utama menghadapi situasi seperti ini adalah menjaga pikiran tetap positif. Sikap tersebut diyakini dapat memengaruhi ketenangan dan kelancaran ibadah selama berada di Tanah Suci.

"Ya kita di grup sama bapak mereka yang khawatir. Kalau saya sih tenang saja walaupun ada bom-bom, kita tenang saja. Malah saya support, 'Ya sudah, nggak usah dipikirin, tenang saja, positif saja'," ucap dia.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut