Karen Hertatum Ungkap Dede Sunandar Jatuhkan Talak Lewat Telepon
JAKARTA, iNews.id – Istri komedian Dede Sunandar, Karen Hertatum, mengungkap sang suami telah menjatuhkan talak kepadanya melalui sambungan telepon. Pengakuan itu disampaikan Karen di tengah konflik rumah tangganya dengan Dede yang belakangan memanas.
Karen mengatakan talak tersebut diucapkan Dede melalui telepon pada Minggu lalu, bukan secara langsung.
"Oh, iya, betul. Itu dari baru kemarin kok hari Minggu, itu dia by telephone ya menalak-nalak gitu," kata Karen di kawasan Tendean, Jakarta Selatan belum lama ini.
Di sisi lain, Karen mengaku kondisi psikologisnya terguncang usai konflik dengan sang suami. Dia bahkan merasa trauma mendalam hingga sempat menangis histeris saat mengingat perlakuan Dede yang diduga melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
Panas! Dede Sunandar Tuduh Istri Selingkuh hingga Jadi Wanita Simpanan, Ini Faktanya
Karen juga membantah pernyataan Dede yang menyebut mereka sudah pisah rumah selama satu tahun. Menurut dia, keduanya masih tinggal satu atap hingga kejadian terakhir pada April lalu.
"Selama yang dia bilang satu tahun terpisah rumah itu ya bohong. Kita masih bareng kok sampai aku pergi terakhir itu tanggal 8 April kemarin itu," ujar Karen.
Dede Sunandar dan Istri Pisah Rumah sejak 8 April 2026 gegara Dugaan KDRT
Saat ini, Karen mengaku masih mengalami trauma mendalam hingga merasa gugup saat bertemu orang lain. Dia merasa selama ini telah menutupi banyak perilaku buruk suaminya, namun tidak mendapat perlakuan yang sama.
"Banyak banget yang aku tutupin perilaku dia selama ini, tapi dia malah menjelekkan aku. Nggak ada membela aku di saat aku lagi di-ini sama keluarganya," ucapnya.
Mengejutkan! Karen Hertatum Tuding Bibir Anak Berdarah gegara Dugaan KDRT Dede Sunandar
Saat ditanya mengenai kemungkinan melaporkan dugaan KDRT ke pihak berwajib, Karen belum memberikan jawaban pasti dan menyerahkan hal tersebut kepada kuasa hukumnya.
"Ah itu nanti kita tanya sama pengacara aku aja," kata Karen.
Tangis Karen Hertatum Pecah, Ngaku Jadi Korban KDRT Dede Sunandar
Editor: Dani M Dahwilani