Jenazah Mieke Wijaya Tiba di Tempat Peristirahatan Terakhir, Begini Suasana di Pemakaman TPU Tanah Kusir
JAKARTA, iNews.id - Suasana duka menyelimuti pemakaman aktris senior Mieke Wijaya. Bintang film Tiga Dara tersebut dikebumikan di tempat pemakaman umum (TPU) Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (4/5/2022) siang.
Berdasarkan pantauan MNC Portal di lokasi, jenazah Mieke Wijaya tiba di TPU Tanah Kusir pada pukul 12.54 WIB. Terlihat keluarga serta kerabat mengantarkan sang aktris ke tempat peristirahatan terakhirnya.
Sang putri, Nia Zulkarnaen tampak mendampingi mendiang ibunda hingga ke liang lahat. Dia ditemani pula oleh sang suami, Ari Sihasale.
“Mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya apabila ada kekhilafan Almarhumah semasa hidupnya,” kata Nia Zulkarnaen dikutip dari Instagramnya, Rabu.
Mieke Wijaya Akan Dimakamkan Satu Liang dengan Almarhum Suaminya
“Sekarang Mama sudah ngga sakit lagi ya sayangku.. cintaku.. Allah sayang Mama.. Semoga Almarhumah Mama Tercinta Husnul Khatimah,” ungkapnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Mieke Wijaya meninggal dunia pada Selasa (3/5/22) atau bertepatan dengan 2 Hijriah 1443 di Jakarta pada pukul 19.30 WIB. Istri mendiang Dicky Zulkarnaen ini meninggal di usia 82 tahun.
Karangan Bunga Hiasi Rumah Duka Mendiang Mieke Wijaya, Salah Satunya dari Rano Karno
Mieke Wijaya merupakan aktris senior kelahiran Bandung, 17 Maret 1939. Sebagai aktris, dia telah meraih beberapa penghargaan, yakni tiga Piala Citra Festival Film Indonesia (FFI) di kategori aktris terbaik untuk perannya di film Gadis Kerudung Putih, Ranjang Pengantin, dan Kembang Semusim.
Puluhan judul film pun telah diabintangi, di antaranya Tiga Dara (1956), Perawan-Perawan (1981), Roro Mendut (1983), Cinta di Balik Noda (1984), Taksi (1990), hingga Ayat-Ayat Cinta (2008).
Mieke Wijaya juga tidak hanya berakting di film, tetapi juga di beberapa judul sinetron Indonesia. Di antaranya Losmen, Rumah Masa Depan, Buku Harian, Aku Mau Hidup, Jangan Rebut Suamiku, Hanya Ada Satu Cinta, Rahasia Ilahi, Kusebut Nama-Mu, Ratapan Anak Tiri, Sayangi Aisyah, dan Bunga Di Tepi Jalan.
Editor: Elvira Anna