Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : JFFF Kenalkan Produk Unggulan Kuliner & Fashion lewat Jakarta Brand Festival
Advertisement . Scroll to see content

Jakarta Fashion & Food Festival Dukung Talenta Muda Berbakat dan Unik

Jumat, 09 Agustus 2019 - 17:29:00 WIB
Jakarta Fashion & Food Festival Dukung Talenta Muda Berbakat dan Unik
Jakarta Fashion & Food Festival Dukung Talenta Muda (Foto : Ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Jakarta Fashion & Food Festival (JFFF) konsisten setiap tahunnya mendukung lahirnya talenta baru di industri fashion, khususnya modeling. Kali ini, talenta yang dicari tidak hanya cantik dan tinggi semampai.

Anak muda yang tertarik dengan dunia modeling juga harus memiliki keunikan dan berbakat. Melalui rangkaian Fashion Festival, Gading Model Search (GMS) hadir sejak 2004 dan sudah banyak melahirkan model-model dengan prestasi yang membanggakan di tingkat nasional maupun Internasional.

Deretan anak muda tersebut di antaranya yaitu Patricia Gunawan (Patricia Gouw) - GMS 2009 (Runner Up Asia’s Next Top Model season 4), Kezia Roslin Cikita Warouw (Kezia Warouw) - GMS 2015 (Putri Indonesia 2016 & kontestan Miss Universe 2017), Bunga Jelitha Ibrani - GMS 2005 (Putri Indonesia 2017 & kontestan Miss Universe 2018), dan masih banyak lagi.

Salah satu juri Gading Model Search (GMS), Artika Sari Devi mengatakan, GMS sangat berbeda dengan pemilihan model lainnya. GMS mencari kualifikasi yang bisa menjadi role model.

"Talenta baru ini tidak hanya canti dan tinggi, tetapi harus memiliki keunikan dan bakat. Wawasannya harus luas dan bisa menjadi influencer," kata Artika Sari Devi di sela rangkaian acara JFFF, di Jakarta, belum lama ini.

Menurut Artika, JFFF mendukung GMS 2019 dengan mencari talenta berbakat. Menariknya, talenta yang menjadi finalis memiliki latar belakang berbeda-beda, seperti pengusaha, dosen, hingga model," katanya.

Kompetisi GMS terdiri atas empat tahap, yaitu audisi, semi final, grand final, dan winners announcement. Audisi GMS 2019 kali ini digelar di dua lokasi yaitu di kampus London School of Public Relations Jakarta dan audisi selanjutnya berlokasi di La Piazza, Summarecon Kelapa Gading.

Sekitar 200 peserta audisi memanfaatkan kesempatan ini untuk menjadi seorang model. Beberapa peserta datang dari luar daerah seperti Bandung, Yogyakarta dan Bali.

Pada tahap pertama audisi GMS 2019 digelar pada Senin 20 Mei di kampus London School of Public Relations Jakarta, peserta yang terpilih berhak mendapatkan kesempatan mengikuti tahap selanjutnya.

Kemudian dilanjutkan audisi di La Piazza, Summarecon Kelapa Gading pada 23 Juni yang lalu, telah terpilih 80 pasang model yang masuk tahap Semi Final. Para peserta yang lolos audisi berhak mengikuti babak Semi Final dengan tema 'Hype Beast' pada 6 Juli di La Piazza, Summarecon Kelapa Gading. Hasilnya 10 pasang Finalis GMS 2019 tampil dalam Grand Final GMS 2019, pada 3 Agustus 2019 di The Forum MKG 3.

Saat audisi berlangsung, para peserta GMS menunjukkan kepiawaiannya berjalan di atas catwalk dengan penilaian dari para dewan juri yang berkompeten di bidangnya, di antaranya yaitu Edwan Handoko (Fashion Choreographer), Aditya Permana (MRA Media), Amotsyamsurimuda (Fashion Designer), Danny Satriadi (Fashion Designer), Artika Sari Devi (ArtikaWhulandary Beauty Camp), Hari Samsidin (Martha Tilaar Group) dan Cut Meutia (PT Summarecon Agung Tbk.)

Cut Meutia, yang juga menjabat sebagai Deputy Chairman JFFF menjelaskan, penyelenggaraan kompetisi GMS telah banyak melahirkan model-model papan atas Indonesia. "Dengan GMS tahun ini, diharapkan kembali akan melahirkan nama baru yang secara langsung ikut berkontribusi terhadap kemajuan industri mode Tanah Air," katanya.

Editor: Vien Dimyati

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut