Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sahur di Makam Epy Kusnandar Viral, Karina Ranau: Jangan Ditiru!
Advertisement . Scroll to see content

Istri Epy Kusnandar Geram, Foto Almarhum Suami Dicatut Penjual Jaket Kulit Online

Kamis, 09 April 2026 - 10:24:00 WIB
Istri Epy Kusnandar Geram, Foto Almarhum Suami Dicatut Penjual Jaket Kulit Online
Istri almarhum Epy Kusnandar, Karina Ranau geram setelah foto sang suami dicatut oleh oknum tak bertanggung jawab jualan jaket kulit online. (Foto: Dok)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Istri almarhum Epy Kusnandar, Karina Ranau geram setelah foto sang suami dicatut oknum tak bertanggung jawab untuk kepentingan jualan jaket kulit online. Foto tersebut digunakan tanpa izin dan dipasang di berbagai lapak penjualan di internet.

Karina mengaku peristiwa itu sebenarnya sudah terjadi sejak lama, bahkan saat almarhum masih hidup. Saat itu dia dan suaminya sempat mencari jaket kulit di kawasan Sukaregang, Garut, Jawa Barat yang dikenal sebagai sentra pembuatan jaket kulit.

“Kronologinya itu sebenarnya sudah lama. Waktu almarhum masih ada, kita sempat iseng cari jaket kulit, karena waktu itu di Garut, Sukaregang, kan memang sentra jaket kulit,” ujar Karina.

Namun dia terkejut saat menemukan foto suaminya digunakan untuk mempromosikan produk jaket kulit secara online. Foto tersebut muncul saat mereka mencari produk jaket dengan kata kunci tertentu di internet.

“Pas kita ketik ‘jaket kulit Kang Mus’, tiba-tiba muncul foto almarhum. Padahal jaket itu dipakai untuk syuting, dari tim wardrobe,” kata Karina.

Menurut Karina, foto tersebut diduga diambil dari akun media sosial pribadinya. Dia mengaku mengetahui sumber foto itu karena mengenali siapa yang mengambil gambar tersebut.

“Sepertinya mereka ambil dari Instagram kami, karena kami tahu itu foto siapa yang ambil,” ujarnya.

Karina semakin geram setelah mengetahui jaket yang dijual menggunakan foto suaminya justru ditawarkan dengan harga sangat murah. Harga tersebut dinilai tidak mencerminkan kualitas jaket kulit yang seharusnya.

“Ada yang jual cuma sekitar Rp100 ribu sampai Rp200 ribu. Padahal bawa nama ‘Kang Mus Preman Pensiun’, tapi kualitasnya tidak sesuai,” ucapnya.

Setelah menelusuri lebih jauh, Karina menemukan praktik tersebut tidak hanya dilakukan oleh satu penjual. Foto almarhum Epy Kusnandar bahkan digunakan saat pedagang mempromosikan produk melalui siaran langsung atau live streaming.

“Kita sempat lihat live jualan, mereka pakai judul ‘jaket kulit Kang Mus’. Itu banyak banget,” kata Karina.

Karina menilai tindakan tersebut tidak hanya merugikan secara personal. Menurut dia, penggunaan foto almarhum tanpa izin juga berpotensi merusak citra karakter Kang Mus yang melekat pada Epy Kusnandar dalam sinetron Preman Pensiun.

Dia khawatir konsumen yang membeli jaket tersebut akan merasa kecewa karena kualitas produk tidak sesuai dengan yang diharapkan. Jika hal itu terjadi, dampaknya justru akan merusak nama baik almarhum.

“Kalau orang beli lalu kecewa karena kualitasnya jelek, yang kena dampaknya siapa? Pasti nama brand itu, nama sosok almarhum. Itu yang sangat disayangkan,” ucapnya.

Karina berharap tidak ada lagi pihak yang memanfaatkan nama maupun foto almarhum Epy Kusnandar untuk kepentingan komersial tanpa izin. Dia menilai tindakan tersebut sangat tidak etis, terlebih jika produk yang dijual tidak memiliki kualitas yang baik.

Dia juga meminta para pedagang agar menghormati nama almarhum dan tidak menggunakan identitasnya untuk menarik pembeli. Menurut Karina, penggunaan foto seseorang untuk promosi seharusnya mendapat izin dari pihak keluarga terlebih dahulu.

Karina berharap kejadian serupa tidak terulang dan menjadi perhatian bagi penjual online agar lebih bijak dalam memasarkan produknya.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut