Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Luna Maya Ingin Hiatus demi Program Kehamilan Bayi Tabung, Target Punya Anak Kembar
Advertisement . Scroll to see content

Hamil Terlalu Dekat Ternyata Berbahaya, Dokter Ungkap Alasannya! 

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:39:00 WIB
Hamil Terlalu Dekat Ternyata Berbahaya, Dokter Ungkap Alasannya! 
Ilustrasi ibu hamil. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id Kehamilan yang terjadi berulang kali tanpa disertai masa pemulihan yang cukup dapat meningkatkan risiko gangguan dasar panggul atau pelvic floor disorder (PFD) pada perempuan. Kok bisa? 

Masalah PFD akibat hamil terlalu dekat berpotensi menimbulkan berbagai masalah kesehatan, mulai dari sulit menahan buang air kecil (beser), nyeri saat berhubungan intim, hingga penurunan organ panggul.

Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi Bamed, dr Ni Komang Yeni Dhana Sari, Sp.OG., menegaskan bahwa tubuh perempuan membutuhkan waktu untuk pulih setelah proses kehamilan dan persalinan. Jika kehamilan berikutnya terjadi terlalu cepat sebelum pemulihan optimal, risiko gangguan pada dasar panggul dapat meningkat.

"Makin sering kehamilan apakah semakin besar risiko PFD? Yes, absolutely," kata dr Yeni dalam Seminar Media Comprehensive Aesthetic and Wellness Bamed, di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (18/6/2026).

Menurutnya, banyak orang mengira risiko gangguan dasar panggul hanya dipengaruhi oleh metode persalinan. Padahal, kehamilan itu sendiri menjadi faktor utama yang memberikan tekanan besar pada struktur dasar panggul.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut