Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Erin Bakal Bocorkan Bukti Mengejutkan soal Perilaku Mantan ART selama Kerja di Rumahnya
Advertisement . Scroll to see content

Erin Wartia Minta DPR Periksa Psikologi Eks ART, Singgung Nama Rieke Diah Pitaloka

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:16:00 WIB
Erin Wartia Minta DPR Periksa Psikologi Eks ART, Singgung Nama Rieke Diah Pitaloka
Erin Wartia meminta agar Herawati menjalani pemeriksaan psikologis terkait tuduhan penganiayaan yang dilayangkan kepadanya. (Foto: Mei Sada)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Perseteruan Erin Wartia dan mantan asisten rumah tangganya (ART) bernama Herawati masih terus bergulir. Terbaru, Erin meminta agar Herawati menjalani pemeriksaan psikologis terkait tuduhan penganiayaan yang dilayangkan kepadanya.

Permintaan itu disampaikan Erin saat memberikan keterangan dalam konferensi pers bersama tim kuasa hukumnya di Jakarta Pusat, Rabu (20/5/2026) malam. Erin mengaku merasa ada hal lain di balik tuduhan yang kini ramai menjadi sorotan publik.

“Justru saya minta tolong, si Hera ini dibawa ke psikolog, diperiksa. Dari kepolisian diperiksa deh si Hera ini,” ujar Erin.

Erin menilai publik selama ini hanya mendengar cerita dari satu pihak. Dia pun berharap proses hukum bisa berjalan objektif agar semua fakta terungkap secara jelas.

Menurut Erin, dirinya sangat dirugikan akibat berbagai komentar dan hujatan yang muncul di media sosial sejak kasus ini mencuat. Dia juga menyinggung keterlibatan sejumlah pihak yang dianggap membela Herawati, termasuk anggota DPR RI, Rieke Diah Pitaloka.

“Jadi mohon ya agar pihak dari yang dibela siapa, Ibu Rieke Diah Pitaloka atau dari DPR, silakan tolong Hera ini diperiksa deh psikologisnya bagaimana. Jadi jangan cuma sepihak,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Erin juga mengklaim memiliki bukti berupa rekaman CCTV yang disebut dapat memperjelas kondisi sebenarnya terkait dugaan penganiayaan tersebut.

“Dan saya juga bisa buktikan CCTV-nya semua,” ujar dia.

Sementara itu, tim kuasa hukum Erin meminta masyarakat untuk tidak terburu-buru memberikan penilaian sebelum proses hukum selesai. Mereka menilai penghakiman sepihak justru dapat memperkeruh suasana.

“Jadi memang kami menghimbau kepada masyarakat untuk tidak ada penghakiman secara sepihak ya, yang akan berpotensi memperkeruh situasi ini, lebih daripada situasi aslinya,” kata tim kuasa hukum Erin.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut