Bukan Cuman Fashionable Barang Preloved Branded Bisa Jadi Investasi, Begini Caranya
JAKARTA, iNews.id - Sustainable fashion saat ini makin menjamur di kalangan milenial hingga para artis muda. Tren fashion ini mengusung konsep yang mengurangi dampak buruk pada lingkungan, salah satunya dengan memakai barang-barang preloved.
Barang branded preloved saat ini juga bukan sekadar buat gaya agar lebih fashionable. Barang branded, seperti tas preloved kini bisa menjadi investasi bagi pemiliknya. Hal itu diungkapkan juga oleh Founder Irresistible Bazaar & Irress Urban Bazaar, Marisa Tumbuan di sela-sela Irresistible Bazaar, di mal Grand Indonesia. Dia menjabarkan beberapa alasan mengapa barang bekas branded bisa mendukung tren sustainable fashion.
"Selain mendukung tren sustainable fashion, membeli barang preloved branded juga bisa jadi investasi bagi pemiliknya. Misalnya, saat dibeli 5 tahun lalu harganya masih di kisaran Rp5 juta. Kini saat dijual bisa mencapai puluhan juta. Jadi item fashion branded itu masih punya nilai investasi yang cukup tinggi,” kata Marisa.
Dia kembali menegaskan, barang preloved branded atau luxury item bisa menjadi salah satu pilihan investasi karena harga jual tinggi. Semisal pada beberapa merk branded atau high-end harga jual bisa tinggi bila produk tersebut sudah tidak diproduksi kembali di pasaran.
Disebutkan beberapa luxury item yang bisa menjadi investasi yakni mulai dari koleksi tas dan produk fashion dari merek-merek ternama dari seluruh dunia, seperti Hermes, Chanel, Louis Vuitton, Fendi, Givenchy, dan US Brand seperti Tory Burch, Michael Kors, Kate Spade, dan lainnya. Selain tas, ada juga sneaker trend seperti Air Jordan hingga aksesories luxury watch.
Kisah Mengharukan Roekiah Artis Lawas Indonesia di Masa Penjajahan, Meninggal Tragis di Tangan Jepang
“Intinya baik pembeli dan penjual perlu memastikan bahwa preloved branded memiliki kualitas dan keaslian yang terjamin,” kata Marissa.
Editor: Elvira Anna