Betrand Peto Akui Sudah Lama Putus Komunikasi dengan Jordi Onsu
JAKARTA, iNews.id - Betrand Peto mengungkap fakta baru mengenai hubungannya dengan Jordi Onsu di tengah memanasnya konflik keluarga Ruben Onsu. Putra angkat Ruben itu mengaku sudah cukup lama tidak lagi berkomunikasi dengan adik kandung ayah angkatnya tersebut.
Pengakuan itu disampaikan Betrand saat ditanya mengenai hubungannya dengan Jordi Onsu. Padahal, sebelumnya keduanya diketahui memiliki hubungan yang cukup dekat.
"Oh, udah enggak komunikasi lagi sama Uncle," ujar Betrand.
Saat ditanya sejak kapan komunikasi mereka terputus, penyanyi yang akrab disapa Onyo itu mengaku tidak mengingat secara pasti. Namun, dia memastikan sudah cukup lama tidak berhubungan dengan Jordi.
"Udah, waktu itu hari terakhir itu cuma waktu Onyo yang ngomong di sini. Setelah itu udah enggak komunikasi lagi," katanya.
Betrand kemudian menjelaskan sempat mengira dirinya masih menjalin komunikasi dengan Jordi. Namun, setelah mengingat kembali, dia baru menyadari hubungan tersebut memang sudah lama terputus.
"Kalau enggak salah waktu kemarin aku bilang kalau misalkan aku masih komunikasi sama Uncle. Tapi pas aku balik mobil, aku bilang, 'Oh iya, kan aku udah lama enggak komunikasi sama Uncle ya'," katanya.
Meski mengungkap kondisi hubungannya saat ini, Betrand tidak menjelaskan penyebab komunikasi dengan Jordi Onsu menjadi renggang. Dia juga tidak memberikan keterangan apakah masih ada peluang untuk kembali menjalin hubungan baik.
Pengakuan Betrand muncul di tengah memanasnya konflik keluarga Ruben Onsu. Belakangan, hubungan Ruben dan Jordi juga menjadi sorotan publik karena disebut telah lama merenggang.
Perselisihan itu semakin menjadi perhatian setelah Ruben menggugat hak asuh anak usai perceraiannya dengan Sarwendah. Dalam polemik tersebut, Jordi Onsu diketahui memberikan dukungan kepada Sarwendah.
Bahkan, Jordi secara terbuka tidak memihak Ruben. Di tengah perselisihan yang berlangsung, dia juga sempat melontarkan pernyataan akan membongkar sejumlah hal terkait kakaknya, sehingga membuat konflik keluarga itu semakin menyita perhatian publik.
Editor: Dani M Dahwilani