Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tempo Scan Buka Suara soal Richard Muljadi yang Ditangkap Kejagung: Tak Punya Keterkaitan Apa pun
Advertisement . Scroll to see content

Belum Lapor Polisi, Tantri Kotak Masih Tunggu Itikad Baik Terduga Pelaku Penipuan Rp10 Miliar

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:55:00 WIB
Belum Lapor Polisi, Tantri Kotak Masih Tunggu Itikad Baik Terduga Pelaku Penipuan Rp10 Miliar
Tantri Kotak memilih menahan diri tidak langsung melapor ke polisi masih memberi kesempatan kepada terduga pelaku untuk menyelesaikan masalah secara baik-baik. (Foto: Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Vokalis band Kotak, Tantri Syalindri, mengaku belum mengambil langkah hukum terkait dugaan penipuan yang membuat dirinya dan sejumlah korban mengalami kerugian hingga hampir Rp10 miliar. Dia memilih menunggu itikad baik dari terduga pelaku sebelum membuat laporan ke polisi.

Kasus tersebut pertama kali diungkap Tantri melalui akun Instagram pribadinya. Dalam unggahan itu, dia mengaku kecewa setelah mengetahui dana miliaran rupiah milik banyak orang diduga dibawa kabur oleh seseorang yang dikenalnya.

Meski merasa dirugikan, Tantri masih berusaha menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan. Dia berharap terduga pelaku yang berinisial PN alias Poppy Nupitasari bersedia menemui para korban dan memberikan penjelasan.

"Sebenarnya bisa aja aku LP (laporan polisi), tapi aku masih usaha menunggu itikad baik kamu, buat ketemu, ngobrol, dan menyelesaikan semua," tulis Tantri dalam unggahannya.

Penyanyi berusia 34 tahun itu mengungkapkan bahwa terduga pelaku telah menghilang selama lebih dari tiga hari. Seluruh akses komunikasi juga disebut sudah terputus sehingga membuat para korban kesulitan mencari keberadaannya.

"Aku masih harus post muka kamu mih, karena udah 3x24 jam kamu menghilang membawa uang Miliaran, dimana itu uang para korban. Aku bingung mau cari kamu lewat jalur apa," katanya.

Tantri menilai kasus tersebut tidak hanya merugikan dirinya secara pribadi. Dana yang diduga dibawa kabur disebut merupakan uang milik banyak orang dengan berbagai keperluan penting.

Menurut dia, ada dana tabungan anak-anak hingga biaya pengobatan pasien kanker yang ikut terdampak. Karena itu, dia berharap persoalan tersebut dapat segera menemukan titik terang.

Istri Arda Naff itu juga mengungkap jumlah korban dalam kasus tersebut cukup banyak. Jika ditotal, kerugian yang dialami para korban diperkirakan mendekati Rp10 miliar.

"Please sosmed do your magic, yang ketipu bukan hanya aku, melainkan buanyak orang yang ditotal-total hampir Rp10 M," ujar Tantri.

Hingga kini, Tantri masih menunggu respons dan itikad baik dari terduga pelaku. Namun, apabila tidak ada penyelesaian yang jelas, langkah hukum tetap menjadi opsi yang dapat ditempuh oleh para korban untuk mendapatkan keadilan.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut