Azia Bongkar Tas Bos, Auto Jadi Detektif Dadakan
JAKARTA, iNews.id – HALO, DEK! kembali hadir dengan aksi iseng Azia Riza yang lagi-lagi berhasil bikin orang-orang terkecoh dan kejebak sama cerita absurdnya. Di episode kali ini, Azia membawa skenario sederhana tapi bikin banyak orang kaget, berpura-pura jadi karyawan kantoran yang lagi nungguin bos meeting, sambil dititipi satu barang penting yaitu tas sang bos.
Azia memulai obrolan dengan gaya santai khasnya. Mulai dari basa-basi seputar kerjaan korporatnya sampa cerita-cerita ringan yang seru dan terasa normal. Sampai akhirnya Azia mulai nyenggol gosip yang katanya lagi beredar, soal bosnya yang diduga punya hubungan perselingkuhan. Dengan nada serius tapi tetap santai, Azia melontarkan ide absurdnya untuk “ngecek isi tas” buat memastikan gosip tersebut.
Saat tas mulai dibuka dan beberapa barang dikeluarkan, banyak ekspresi yang awalnya santai pelan-pelan berubah. Wajah-wajah santai pelan-pelan berubah menajadi kelihatan bingung dan kaget. Apalagi ketika Azia terus-terusan cerita seolah ada rahasia besar yang disimpan di dalam tas itu. Reaksi yang muncul pun beragam, dari kaget, curiga sampai jadi “detektif dadakan”, dan juga komentar bercanda yang justru bikin situasi makin absurd.
Momen paling bikin suasana pecah datang saat Azia mengeluarkan cetakan foto USG. Dengan ekspresi polos, Azia bilang kalau istri bosnya sebenarnya nggak lagi hamil. Spontan, lawan bicara ikut kaget dan langsung berspekulasi, bahkan ada yang bercanda nuduh itu milik Azia sendiri. Situasi makin liar ketika lipstik ikut dikeluarkan, bikin obrolan berubah jadi penuh teori dan tuduhan penuh curiga.
Di penghujung percakapan, Azia akhirnya membongkar semuanya dan ngaku kalau itu cuma prank buat konten HALO, DEK!. Reaksi kaget yang langsung berubah jadi tawa menutup episode ini dengan nuansa ringan dan menghibur. Lewat cerita sederhana dan reaksi jujur lawan bicara, Azia kembali membuktikan bahwa kekacauan kecil yang terasa “masuk akal” justru bisa jadi hiburan yang relate dan bikin ngakak.
Editor: Dani M Dahwilani