Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Alasan Jule Selingkuh Akhirnya Terungkap, Na Daehoon KDRT?
Advertisement . Scroll to see content

Armor Toreador Suka Nonton Video Porno, Penelitian: Jadi Pemicu Kekerasan dalam Rumah Tangga

Rabu, 14 Agustus 2024 - 12:15:00 WIB
Armor Toreador Suka Nonton Video Porno, Penelitian: Jadi Pemicu Kekerasan dalam Rumah Tangga
Armor berani aniaya Cut Intan gegara terciduk nonton video porno (Foto: iNews.id/Ravie Wardani)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Armor Toreador diketahui suka menonton video porno. Kebiasaan itu terbukti berdampak buruk bagi seseorang, termasuk berani melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). 

Ya, Armor Toreador mengakui kalau dirinya melakukan penganiayaan terhadap Cut Intan Nabila. Tak sekali, Armor ternyata melakukan KDRT lebih dari lima kali terhadap istrinya. 

Bahkan, Armor pernah melakukan penganiayaan terhadap Cut Intan Nabila di depan anak-anaknya. 

Nah, di kasus KDRT yang akhirnya diungkap Cut Intan Nabila ke Instagram, Armor ternyata berani melakukan aksi tak terpuji itu karena ketahuan nonton video porno. 

Masyarakat perlu paham suka nonton video porno memang memberi dampak buruk bagi seseorang. Ya, salah satunya bikin seseorang berani melakukan tindak kekerasan terhadap orang lain. 

Hal itu dijelaskan dalam jurnal ilmiah berjudul 'Pornography Use and Violence: A Systematic Review of the Last 20 Years'. Jurnal ini diterbitkan pada 13 Juni 2023.  

Dampak buruk nonton video porno
Dampak buruk nonton video porno

Dikatakan di sana mengonsumsi konten pornografi merupakan salah satu faktor yang diduga berhubungan dengan kekerasan. 

"Hasil penelitian mengungkapkan, hubungan penggunaan pornografi dengan kekerasan non-seksual tampaknya ada, meski kausalitas hubungan itu masih belum jelas," ungkap jurnal ilmiah tersebut dari laman Sage Journals, Rabu (14/8/2024). 

Lebih lanjut, menonton video porno juga dapat merusak hubungan suami-istri. Hal itu karena ada ekspektasi yang muncul gegara video porno dan jika ekspektasi itu tidak terwujud, ada rasa kecewa yang kemudian membuat seseorang sangat sensitif. 

"Seseorang yang mengalami kecanduan pornografi akan berfantasi sesuai dengan keinginannya. Ini dapat menimbulkan masalah dalam rumah tangga jika tidak sesuai dengan harapannya," ungkap laporan Kemenkes. 

Suka nonton video porno juga memberi dampak pada otak seseorang. Diketahui kalau seseorang rutin mengonsumsi konten porno, terjadi penyusutan pada volume otaknya, tepatnya di area sekitar striatum. 

Striatum adalah area pada otak yang berkaitan dengan motivasi seseorang. Jika mengalami penyusutan, itu menyebabkan orang yang kecanduan video porno kurang bisa merasa hidup. 

Bahkan, suka menonton video porno berdampak juga pada hormon dopamin. Jika hormon dopamin terganggu, itu bisa menyebabkan kerusakan pola pikir seorang manusia.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut