Anang Hermansyah Bangga Ashanty Raih Gelar Doktor: Perjuangan Terbayarkan
JAKARTA, iNews.id – Musisi Anang Hermansyah mengungkapkan rasa bangganya terhadap sang istri, Ashanty, yang baru saja resmi menyelesaikan pendidikan doktoral. Momen haru tersebut dibagikan Anang melalui media sosial pada Kamis (14/5/2026) usai mendampingi Ashanty menjalani sidang terbuka.
Dalam unggahan video yang dibagikan, Anang terlihat hadir langsung untuk memberikan dukungan kepada Ashanty saat menjalani sidang terbuka program doktor. Dia juga menyampaikan apresiasi mendalam atas perjuangan sang istri yang dinilainya tidak pernah berhenti belajar.
“POV: menjadi suami dari perempuan hebat yang tidak pernah berhenti belajar,” tulis Anang Hermansyah dalam keterangan unggahannya.
Anang mengaku menyaksikan secara langsung perjalanan panjang Ashanty selama menempuh pendidikan S3. Dia menyebut proses tersebut penuh perjuangan, mulai dari begadang, tangisan, hingga kondisi sakit yang harus dilalui demi menyelesaikan studi.
“Hari ini aku melihat sendiri bagaimana semua lelah, begadang, air mata, sampai sakit-sakit, dan perjuangan itu akhirnya terbayarkan,” katanya.
Lebih lanjut, Anang juga mengungkapkan rasa bangganya karena Ashanty kini resmi menyandang gelar doktor. Dia menegaskan bahwa pencapaian tersebut menjadi bukti keteguhan dan kerja keras sang istri dalam mengejar pendidikan di tengah berbagai peran keluarga.
Tak hanya itu, Anang turut membagikan fakta bahwa dirinya sebenarnya telah menyelesaikan pendidikan lebih dulu pada Januari 2026. Namun, dia memilih menunda momen wisuda agar bisa merayakannya bersama keluarga, termasuk Ashanty dan putra mereka, Azriel Hermansyah, yang juga baru lulus magister.
“Dan lucunya aku sebenarnya sudah lulus sejak bulan Januari. Tapi aku memilih menunggu, karena rasanya akan jauh lebih indah kalau bisa wisuda bersama anak dan istriku sekaligus,” ujarnya.
Anang menutup unggahannya dengan rasa bangga mendalam kepada Ashanty, sekaligus menegaskan bahwa perempuan tetap mampu meraih pendidikan tinggi tanpa meninggalkan peran sebagai ibu dan istri.
Editor: Dani M Dahwilani