Alami Kecelakaan Motor hingga Tangan Retak, Fajar Sadboy Butuh Pemulihan Sebulan
JAKARTA, iNews.id – Komedian muda Fajar Sadboy mengalami kecelakaan motor tunggal yang membuat tangan kirinya diduga retak. Dia pun harus melakukan pemulihan selama sebulan.
Insiden tersebut terjadi akibat kondisi jalan licin saat dia berkendara di kawasan Jakarta Timur dalam perjalanan pulang ke apartemen sekitar pukul 10.00 WIB. Dia mengaku sempat mengerem untuk mengurangi kecepatan, namun ban motor kehilangan traksi karena permukaan jalan licin.
Akibatnya, motor yang dikendarainya tidak dapat dikendalikan hingga tergelincir. Tubuh Fajar pun terjatuh ke sisi kiri dan sempat menghantam trotoar di pinggir jalan, sehingga memperparah cedera yang dialaminya.
"Waktu itu saya mau belok, terus saya ngerem. Ternyata jalannya licin, terus saya jatuh ke sebelah kiri. Jatuh, terus kena trotoar jalan," ujar Fajar Sadboy saat ditemui di Tebet, Jakarta Selatan, belum lama ini.
Kronologi Lengkap Fajar Sadboy Kecelakaan Motor, Mengerikan!
Akibat kejadian tersebut, dia mengalami luka cukup serius di bagian tangan kiri. Terdapat pembengkakan dan memar, bahkan diduga ada tulang yang bergeser atau retak akibat benturan keras. Selain itu, kuku jempol kirinya juga copot.
"Lukanya ada bengkak di sini (tangan), terus memar bulat kayak koin 500-an. Kalau tangan ini, katanya ada tulang yang geser atau retak karena benturan. Kuku jempol saya copot," ujarnya.
Fajar Sadboy Alami Kecelakaan Motor, Tangan Retak hinggu Kuku Jempol Copot
Bapak angkat Fajar, Dudung Abdurachman, membenarkan kondisi tersebut. Dia mengingatkan agar Fajar lebih berhati-hati saat berkendara, terlebih karena kebiasaannya yang kerap melaju dengan kecepatan tinggi.
"Saya tanya kondisinya, katanya ada retak di tangan kiri dan kukunya lepas. Saya bilang Alhamdulillah masih diberi keselamatan, tapi saya ingatkan jangan motor-motoran dulu. Apalagi Fajar ini kalau bawa motor suka ngebut," katanya.
Lolos Perempat Final BAC 2026, Fajar/Fikri Blak-blakan: Kunci Bangkit Ada di Kepala!
Saat ini, Fajar memilih fokus menjalani masa pemulihan yang diperkirakan berlangsung sekitar satu bulan. Dia menjadikan kejadian tersebut sebagai pelajaran agar lebih waspada saat berkendara, terutama saat kondisi jalan licin.
Editor: Dani M Dahwilani