Akhiri Perseteruan, Melaney Ricardo dan Elza Syarief Akhirnya Berdamai
JAKARTA, iNews.id - Perseteruan antara Melaney RIcardo dan Elza Syarief dikabarkan telah berakhir. Keduanya terlihat akrab dan saling berpelukan menandakan bahwa sudah tidak ada benci atau kemarahan di antara mereka.
Seperti diberitakan sebelumnya, Elza Syarief sempat menyeret beberapa nama yang dianggap sebagai pendukung Nikita, salah satunya Melaney Ricardo. Elza merasa jika Melaney lebih memilih menenangkan Nikita dibandingkan dirinya.
"Damai dong. Karena dari awal saya nggak pernah bertikai, tidak pernah ada problem, tidak ada kebencian sama bu Elza," ujar Melaney Ricardo seperti dikutip dari channel YouTubenya, Senin (16/9/2019).
Melaney menuturkan, bahwa saat itu situasi sedang tidak kondusif yang membuat Elza Syarief kaget. Istri Tyson James Lynch ini merasa bahwa perseteruan kemarin hanya salah paham.
"Mungkin saat itu ibu Elza kaget, terus beritanya meruak kemana-mana, jadi ibu juga shock. Lepas dari kemarin itu cuma miss understanding saja," terangnya.
Elza mengaku tak membenci Melaney sama sekali terkait insiden ini. Baginya ini hanya kesalahpahaman dan dirinya sampai jatuh sakit akibat syok dengan insiden ini.
Honestly ya saya enggak ada secara benci atau apa enggak ada itu kan insiden aja, enggak ada benci. Orang pada bilang gue setinggan, enggak setinggan. Bilangin dong bukan setinggan, memang syok banget, kalau setingan mana mungkin gue sakit. Kan gue ada maag kalau stress asam lambung naik sering sedih keluar air mata," ujarnya.
Lewat pertemuan ini, MElaney berharap agar dirinya dan Elza Syarief bisa saling memaafkan satu sama lain. Dia juga mendoakan agar Elza kembali sehat dan fokus pada kariernya.
"Semoga bisa memaafkan ya bu, kan kata orang bule, forgive and forget ya bu, semoga dalam hidup ini kita enggak bawa beban, karena pada saat kita benci sama seseorang, bukan orang lain yang bawa beban, kita yang capek bawa beban tiap hari, jadi semoga ibu Elza fokus, supaya tetap sehat dalam karier pengacaranya yang ke 36 tahun," ujar Melaney.
Editor: Adhityo Fajar