Ahmad Dhani Bantah Instagram Hilang Setting-an: Ngapain Saya Bikin Drama!
JAKARTA, iNews.id - Musisi Ahmad Dhani membantah Instagramnya hilang setting-an. Pentolan Dewa 19 itu menegaskan tidak ada unsur drama di balik lenyapnya akun pribadi yang memiliki jutaan pengikut.
Ahmad Dhani mengaku heran dengan tudingan netizen yang menyebut dirinya sengaja menonaktifkan akun demi mencari perhatian. Dia memastikan kejadian tersebut terjadi di luar kendalinya.
Menurut Dhani, hilangnya akun Instagram itu diduga akibat serangan dari pihak luar. Kondisi ini membuatnya merasa dirugikan, baik dari sisi materi maupun kehilangan dokumentasi penting.
"Ngapain saya bikin drama kayak gitu? Dan ini belum tentu... belum tentu bisa balik lagi lho. Karena follower hilang, postingan hilang, termasuk follower-nya," ujar Ahmad Dhani di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan belum lama ini.
Ahmad Dhani Buka Suara usai Instagram Hilang: Kebenaran Tidak Bisa Dikubur!
Ahmad Dhani menilai kejadian ini bukan hal sepele. Dia kehilangan banyak arsip digital yang selama ini tersimpan di akun tersebut.
Selain itu, suami Mulan Jameela tersebut juga mempertanyakan sistem keamanan platform media sosial. Dia merasa aneh jika sebuah akun bisa hilang tanpa penjelasan yang jelas.
Instagram Ahmad Dhani Hilang usai Posting Konten Kontroversial!
Dia saat ini tengah berupaya mencari penyebab pasti dari kejadian tersebut. Koordinasi juga dilakukan untuk mengetahui alasan akun itu bisa lenyap secara tiba-tiba.
"Ya iya lah (merasa rugi), saya juga lagi koordinasi kenapa dasarnya kok bisa Instagram se-enaknya gitu menghilangkan Instagram seseorang gitu," ucapnya.
Kerugian yang dialami Ahmad Dhani tidak hanya soal jumlah pengikut. Dia menyebut seluruh aset digital yang tersimpan ikut menghilang dalam waktu singkat.
Hal itu membuatnya belum bisa memastikan langkah selanjutnya. Termasuk kemungkinan membuat akun baru sebagai pengganti.
"Hilang semua, iya. Belum tahu saya (mau bikin akun baru atau tidak)," ucapnya.
Kasus ini kembali menjadi sorotan publik. Banyak pihak menilai pentingnya keamanan akun digital, terutama bagi figur publik dengan jumlah pengikut besar.
Editor: Dani M Dahwilani