Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Marcell Siahaan Rilis Single Religi Menuju Cahaya di Ramadan, Perjalanan Batin Manusia
Advertisement . Scroll to see content

Agil Sulthon, Dai Multitalenta asal Sarolangun Bersinar di Cahaya Muda Indonesia

Minggu, 01 Maret 2026 - 01:01:00 WIB
Agil Sulthon, Dai Multitalenta asal Sarolangun Bersinar di Cahaya Muda Indonesia
Agil Sulthon Cahaya Muda Indonesia. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Nama Agil Sulthon mencuri perhatian publik di panggung Cahaya Muda Indonesia iNews. Finalis asal Sarolangun ini membuktikan bahwa dia bukan hanya piawai berdakwah, tetapi juga memiliki kualitas hafalan Al-Quran dan ketangguhan mental yang mengesankan.

Di salah satu momen paling menegangkan, Agil mendapat ujian langsung dari dewan juri, Habib Nabiel Al Musawa. Dia diminta melafalkan hafalan Surat Al-Baqarah ayat 67 sampai 69 di atas panggung. Tantangan tersebut menjadi pembuktian nyata atas kemampuan dan ketenangan dirinya saat berada di bawah tekanan.

Dengan penuh percaya diri, Agil melantunkan ayat-ayat suci tersebut dengan bacaan fasih dan tartil. Penampilannya menuai apresiasi dari para juri maupun penonton yang hadir. Momen itu sekaligus menegaskan kualitasnya sebagai dai muda yang tidak hanya kuat dalam retorika, tetapi juga dalam penguasaan materi keislaman.

Tak sekadar kompetisi, perjalanan Agil menuju panggung nasional juga sarat kisah perjuangan. Dia merantau dari Sarolangun ke Jakarta demi memperdalam ilmu agama. Tekadnya sederhana namun mulia, yakni menjadi pribadi yang bermanfaat bagi banyak orang melalui dakwah dan ilmu yang dia miliki.

Semangat belajar yang tinggi, keberanian menghadapi ujian, serta dedikasinya dalam berdakwah membuat Agil tampil sebagai salah satu sosok paling menonjol di ajang ini.

Tentang Program Cahaya Muda Indonesia

Cahaya Muda Indonesia merupakan ajang kompetisi dakwah yang menghadirkan generasi muda terbaik dari berbagai daerah di Tanah Air. Para peserta tidak hanya diuji dalam kemampuan menyampaikan ceramah inspiratif, tetapi juga dalam penafsiran Al-Quran, pemahaman keislaman, kreativitas penyampaian, serta ketangguhan mental saat menghadapi pertanyaan dewan juri.

Program ini menghadirkan dewan juri kompeten seperti Habib Muhamad Syahab dan Abi Amir Faisol yang tak hanya menilai, tetapi juga membina para peserta agar terus berkembang. Setiap episode juga diramaikan oleh kehadiran bintang tamu spesial yang menambah semarak suasana.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut