Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ditemukan di Kamar Lula Lahfah, BPOM Ungkap Ini Bahaya Gas N2O Whip Pink bila Disalahgunakan
Advertisement . Scroll to see content

Ada Bercak Darah di Seprai saat Lula Lahfah Meninggal Dunia!

Jumat, 30 Januari 2026 - 18:41:00 WIB
Ada Bercak Darah di Seprai saat Lula Lahfah Meninggal Dunia!
Sprei Lula Lahfah ditemukan bercak darah saat jasad ditemukan polisi. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pihak Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri mengungkap fakta baru kematian selebgram Lula Lahfah. Barang bukti berupa seprai putih dengan bercak darah menjadi sorotan publik. 

Ya, menurut keterangan pihak Puslabfor dalam sesi konferensi pers update kematian Lula Lahfah di Polres Metro Jakarta Selatan, ada sejumlah barang bukti yang ditemukan penyidik di TKP meninggalnya Lula Lahfah. 

Barang bukti yang diterima Puslabfor dari penyidik Polres Metro Jaksel antara lain:

- 1 buah seprai berwarna putih diduga terdapat bercak darah

- Beberapa helai tisu dan kapas bekas diduga terdapat bekas darah

- 1 buah kotak berwarna pink berisi obat-obatan 

- 1 buah tabung whip pink dengan ukuran 2050 gram

- Sampel darah milik ayah Lula Lahfah

Apa hasil dari pemeriksaan Puslabfor? Simak beritanya sampai selesai.

"Kami menguji apakah benar itu bercak darah apa bukan, atau ada material biologi lain yang ada pada barang bukti, setelah melaksanakan pemeriksaan, benar pada seprai ada bercak darah. Pun pada tisu dan kapas bekas pakai, ada bercak darah," ujar pihak Puslabfor, Jumat (30/1/2026). 

Lalu, di satu buah tabung whip pink, muncul profil DNA Lula Lahfah. 

"Kesimpulannya, benar ada bercak darah di seprai, tisu, kapas, ada DNA profil sel darah Lula Lahfah (di whip pink), dan LL benar anak biologis daripada Muhammad Feroz (ayah Lula Lahfah)," ungkap pihak Puslabfor. 

Sebagai informasi, selebgram Lula Lahfah meninggal dunia pada Jumat, 23 Januari 2026. Dia ditemukan meninggal seorang diri di kamar apartemennya di kawasan Dharmawangsa, Jakarta Selatan. Penyebab kematian hingga kini diduga henti jantung. 

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut