17 Tahun Berkarya Bersama, Rai D'Masiv Ternyata Sempat Hengkang
JAKARTA, iNews.id - Berkarya selama 17 tahun, grup musik D'Masiv dikenal tak pernah berganti personel. Namun, Rayyi Kurniawan atau dikenal Rai D'Masiv mengungkap fakta pernah hengkang dari grup musik yang membesarkan namanya tersebut.
Sosok bassis D'Masiv ini ternyata sempat pamit di penghujung tahun 2005 silam. Hal itu karena kebingungannya kala itu untuk terus bermusik atau melanjutkan pendidikannya.
“Di 2005 akhir pas di masa-masa gue baru lulus SMA, gue ngalamin dilema. Gue harus melanjutkan pendidikan atau tetap ngeband," kata Rai dalam konferensi pers virtual pada Senin (21/9/2020).
Sosok ayah Rai dahulu sempat tak yakin dengan karier musisi yang tengah dijalani oleh sang anak. Hal itulah yang membuat sang ayah bersikap tegas terhadap Rai demi masa depannya tersebut.
"Almarhum bokap sempat mempertegas, 'Lo nanti kalo misal ngeband, lo mau jadi apa?' itu mungkin standar pikiran orangtua ya bahwa musisi itu kurang menjanjikan saat itu," ujar Rai.
Akhirnya, Rai sempat memutuskan untuk angkat kaki dari band kesayangannya tersebut. Meski begitu, hati kecilnya tetap menginginkannya untuk terus bertahan.
"Di tahun 2005 itu gue sempat ngomong ke anak-anak bahwa kayaknya gue bakal mundur, tapi hati kecil gue tuh ngomong kalau jiwa gue itu di sini," kata Rai mengenang masa lalunya.
Bagai tak rela dengan keputusannya sendiri, Rai saat itu masih kerap menyaksikan penampilan D'Masiv kala manggung. Hal itu sempat disadari oleh Rian yang kemudian mengajaknya untuk naik ke atas panggung.
"Bokap sempat ancam gue, 'Kalo lo pilih band, lo ga akan gue kasih uang sepeser pun, lo tanggung jawab, mungkin nanti lo bakal hidup dari musik.' Makanya gue membuktikan," ujar Rai.
"Akhirnya gue ketemu anak-anak, gue nonton mereka manggung, kan gue pikir kayak, 'Harusnya gue tuh yang main'. Akhirnya gue diajak Rian untuk naik dan manggung," katanya menambahkan.
Sementara itu, Rian pun merasa bahwa kepergian Rai membuatnya merasa kehilangan. Bahkan, D'Masiv tak menyiapkan seorang pun untuk mengganti posisi Rai dan berharap bahwa dia akan kembali lagi.
"Pas enggak ada Rai itu, kita juga kehilangan juga. Kita enggak cari pengganti dia dan selalu pakai bass additional," ujar Rian.
Hingga akhirnya, Rai mengikuti hati kecilnya dan memutuskan untuk kembali. Dia pun berhasil membuktikan kepada orangtuanya bahwa berkarier dalam dunia musik adalah sebuah keputusan yang tepat.
"Akhirnya gue berpikir pengen gabung lagi dan tanya, 'Masih ada space nggak buat gue?' dan akhirnya mereka terima gue lagi. Gue buktikan ke orangtua, kalau pilihan gue benar," kata Rai.
Editor: Tuty Ocktaviany