Mengenal 20 Sifat Wajib Allah Lengkap dengan Arti Serta Dalilnya
JAKARTA, iNews.id - Sifat wajib Allah perlu diketahui dan dihafalkan Muslim agar semakin meneguhkan akidahnya atau keyakinannya kepada Sang Khaliq.
Ada 20 sifat wajib Allah yang perlu diketahui Muslim. Dengan mengetahui sifat-sifat wajib Allah, Muslim tidak terjebak dengan pemahaman yang keliru tentang wujud Allah yang diserupakan dengan makhluk.
Dalam Kitab Aqidatul Awam yang ditulis Syaikh Sayyid Ahmad al-Marzuqi Al Malikil Maki disebutkan 20 sifat wajib Allah. Kitab tersebut menjadi salah satu materi pokok pesantren di Indonesia.
Berikut 20 sifat wajib Allah yang perlu diketahui dan dihafalkan Muslim:
1. Wujud
Sifat wajib Allah yang pertama adalah wujud artinya Allah SWT merupakan Dzat yang pasti ada.
Allah SWT berfirman:
هُوَ الَّذِيْ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ فِيْ سِتَّةِ اَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوٰى عَلَى الْعَرْشِۚ يَعْلَمُ مَا يَلِجُ فِى الْاَرْضِ وَمَا يَخْرُجُ مِنْهَا وَمَا يَنْزِلُ مِنَ السَّمَاۤءِ وَمَا يَعْرُجُ فِيْهَاۗ وَهُوَ مَعَكُمْ اَيْنَ مَا كُنْتُمْۗ وَاللّٰهُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ بَصِيْرٌۗ
Artinya: Dialah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa; Kemudian Dia bersemayam di atas arsy dia mengetahui apa yang masuk ke dalam bumi dan apa yang ke luar daripadanya dan apa yang turun dari langit dan apa yang naik kepadanya. Dan Dia bersama kamu di mana saja kamu berada. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan. (QS. AL Hadid: 4).
2. Qidam
Sifat wajib Allah SWT yang kedua adalah qidam yang berarti awal atau terdahulu. Allah SWT sudah ada sebelum menciptakan semua makhluk-Nya.
هُوَ الْاَوَّلُ وَالْاٰخِرُ وَالظَّاهِرُ وَالْبَاطِنُۚ وَهُوَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ
Artinya: Dialah Yang Awal dan Yang Akhir Yang Zhahir dan Yang Bathin; dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu. (QS. Al Hadid: 3)
3. Baqa’
Sifat wajib ketiga Allah yakni Baqa’ yang berarti kekal atau abadi. Allah Maha Kekal, tidak akan bisa musnah oleh apapun yang ingin menghancurkan-Nya.
Dalam Alquran, Allah SWT berfirman:
وَّيَبْقٰى وَجْهُ رَبِّكَ ذُو الْجَلٰلِ وَالْاِكْرَامِۚ
Artinya: Dan tetap kekal Wajah Rabbmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan. (QS. Ar Rahman: 27)
4. Mukholafatul Lilhawaditsi
Selanjutnya, sifat Allah SWT yang harus diketahui adalah mukholafatul lilhawaditsi. Mukholafatul lilhawaditsi berarti berbeda dengan makhluk ciptaan-Nya. Allah SWT adalah Zat Yang Maha Sempurna dan tidak ada satupun makhluk di dunia ini yang mampu menyerupai-Nya.
فَاطِرُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۗ جَعَلَ لَكُمْ مِّنْ اَنْفُسِكُمْ اَزْوَاجًا وَّمِنَ الْاَنْعَامِ اَزْوَاجًاۚ يَذْرَؤُكُمْ فِيْهِۗ لَيْسَ كَمِثْلِهٖ شَيْءٌ ۚوَهُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Artinya: (Dia) Pencipta langit dan bumi. Dia menjadikan bagi kamu dari jenis kamu sendiri pasangan-pasangan dan dari jenis binatang ternak pasangan-pasangan (pula), dijadikan-Nya kamu berkembang biak dengan jalan itu. Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat. (QS. Asy Syura: 11).
5. Qiyamuhu Binafsihi
Sifat wajib kelima bagi Allah SWT adalah Dzat yang berdiri sendiri. Dia tidak memerlukan pertolongan dari siapa pun dan tidak akan menggantungkan diri-Nya kepada siapa pun.
اَللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُۗ
Artinya: Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia. Yang hidup kekal lagi terus menerus mengurus makhluk-Nya. (QS. Ali Imran: 2)
6. Wahdaniyah
Sifat wajib keenam Allah SWT yaitu wahdaniyah yang memiliki arti esa atau tunggal. Allah SWT bersifat tunggal karena Dia tidak memiliki sekutu.
Dalam Alquran, Allah SWT berfirman:
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Artinya: Katakanlah: "Dialah Allah, Yang Maha Esa." (QS. Al Ikhlas: 1)
7. Qudrat
Sifat wajib Allah SWT ketujuh adalah Qudrat artinya pemegang kuasa terhadap segala sesuatu. Karena itu, Allah SWT memiliki sifat qudrat yang artinya berkuasa.
Dalam Alquran, Allah SWT berfirman:
اِنَّا كُلَّ شَيْءٍ خَلَقْنٰهُ بِقَدَرٍ
Artinya: Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran. (QS. Al Qamar: 49)
8. Iradat
Sifat Allah SWT selanjutnya yakni iradat. Iradat berarti yang memiliki kehendak. Jika Allah SWT telah berkehendak atas sesuatu, maka tak ada yang tak mungkin terjadi dan tidak ada satu pun yang mampu mencegahnya.
Allah SWT berfirman:
وَرَبُّكَ يَخْلُقُ مَا يَشَاۤءُ وَيَخْتَارُ ۗمَا كَانَ لَهُمُ الْخِيَرَةُ ۗسُبْحٰنَ اللّٰهِ وَتَعٰلٰى عَمَّا يُشْرِكُوْنَ
Artinya: Dan Rabbmu menciptakan apa yang Dia kehendaki dan memilihnya. Sekali-kali tidak ada pilihan bagi mereka. Maha Suci Allah dan Maha Tinggi dari apa yang mereka persekutukan (dengan Dia). (QS. Al Qasas: 68)
9. ‘Ilmun
Sifat wajib Allah ke-9 yakni, Ilmun artinya mengetahui atas segala sesuatu baik yang tampak maupun tidak tampak oleh umat manusia.
Allah SWT berfirman:
وَمَا تَكُوْنُ فِيْ شَأْنٍ وَّمَا تَتْلُوْا مِنْهُ مِنْ قُرْاٰنٍ وَّلَا تَعْمَلُوْنَ مِنْ عَمَلٍ اِلَّا كُنَّا عَلَيْكُمْ شُهُوْدًا اِذْ تُفِيْضُوْنَ فِيْهِۗ وَمَا يَعْزُبُ عَنْ رَّبِّكَ مِنْ مِّثْقَالِ ذَرَّةٍ فِى الْاَرْضِ وَلَا فِى السَّمَاۤءِ وَلَآ اَصْغَرَ مِنْ ذٰلِكَ وَلَآ اَكْبَرَ اِلَّا فِيْ كِتٰبٍ مُّبِيْنٍ
Artinya: Kamu tidak berada dalam suatu keadaan dan tidak membaca suatu ayat dari al-Quran dan kamu tidak mengerjakan suatu pekerjaan, melainkan Kami menjadi saksi atasmu di waktu kamu melakukannya. Tidak luput dari pengetahuan Rabbmu biarpun sebesar zarrah (atom) di bumi ataupun di langit. Tidak ada yang lebih kecil dan tidak (pula) yang lebih". (QS. Yunus: 61)
10. Hayat
Sifat wajib Allah selanjutnya yakni Hayat artinya kekal. Dia adalah dzat yang kekal abadi dan tidak akan mati.
وَتَوَكَّلْ عَلَى الْحَيِّ الَّذِيْ لَا يَمُوْتُ وَسَبِّحْ بِحَمْدِهٖۗ وَكَفٰى بِهٖ بِذُنُوْبِ عِبَادِهٖ خَبِيْرًاۚ
Artinya: Dan bertawakallah kepada Allah Yang Hidup (Kekal) Yang tidak mati, dan bertasbihlah dengan memuji-Nya. Dan cukuplah Dia Maha Mengetahui dosa-dosa hamba-hamba-Nya. (QS. Al Furqan: 58)