JAKARTA, iNews.id - Inilah hari yang dilarang untuk mengganti puasa Ramadhan yang perlu diketahui oleh seorang Muslim. Bagi umat muslim, puasa Ramadan dilakukan selama 29 atau 30 hari dengan hukum wajib.
Seorang muslim yang karena berbagai hal mendapatkan halangan (uzur) sehingga tidak bisa mengerjakan puasa di hari-hari Ramadhan dikenai kewajiban untuk mengganti puasa tersebut pada hari lain diluar bulan suci Ramadhan.
Wamenhaj Ungkap Dugaan Penipuan Rp1,4 M Modus Dam dan Badal Haji
Namun ternyata membayar utang puasa atau qadha tak bisa dilakukan di hari-hari tertentu. Hal ini merujuk pada Riwayat jalur Aisyah “Saya tidak pernah mengqadha ramadhan kecuali pada bulan Sya’ban sampai Nabi SAW wafat” (H.R at-Tirmidzi).
Berikut ini adalah beberapa hari yang dilarang untuk mengganti puasa Ramadhan yang sudah dilansir dari berbagai sumber:
Apakah Boleh Ganti Puasa Ramadhan di Bulan Syaban? Begini Penjelasan dan Dalilnya
1. Hari Raya Idul Fitri
Hari raya Idul Fitri jatuh pada 1 Syawal setiap tahunnya. Pada saat itu, haram hukumnya bagi umat Islam untuk menjalani puasa apa pun. Umat Islam baru diperkenankan untuk berpuasa di hari berikutnya atau 2 Syawal.
2. Hari Raya Idul Adha
Selain Idul Fitri, Idul Adha atau 10 Zulhijah juga menjadi waktu yang tidak diperbolehkan untuk berpuasa. Apalagi, Idul Adha merupakan hari penyembelihan hewan kurban, sehingga memungkinkan bagi umat Islam untuk menikmatinya.
Bacaan Niat Mengganti Puasa Ramadhan dan Tata Caranya
3. Hari Tasyrik
Hari Tasyrik merupakan waktu yang jatuh pada tanggal 11, 12, 13 Dzulhijjah. Penyebutan Tasyrik dikarenakan pada hari-hari itu daging kurban sedang didendeng, dimasak lezat, sehingga dilarang untuk berpuasa.
Dilansir dari NU Online, dalam sebuah riwayat disebutkan
Cara Mengganti Puasa Suami Istri yang Berhubungan Pada Siang Hari, Dendanya Berat
عَنْ عَائِشَةَ وَعَنْ سَالِمٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ قَالَا لَمْ يُرَخَّصْ فِي أَيَّامِ التَّشْرِيقِ أَنْ يُصَمْنَ إِلَّا لِمَنْ لَمْ يَجِدْ الْهَدْيَ
Artinya: Diriwayatkan dari Aisyah dan dari Salim dari Ibn Umar, keduanya berkata, tidak diberi keringanan di hari tasyriq untuk berpuasa kecuali jika tidak didapati hewan sembelihan (hadyu). (HR. Bukhari. 1859)
Batas Mengganti Puasa Ramadhan, Berikut Penjelasan Qadha Puasa Beserta Tata Caranya
Sedangkan dalam musnad Ahmad:
عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ حُذَافَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَرَهُ أَنْ يُنَادِيَ فِي أَيَّامِ التَّشْرِيقِ أَنَّهَا أَيَّامُ أَكْلٍ وَشُرْبٍ
Niat Ganti Puasa Ramadhan di Bulan Rajab, Arab, Latin, dan Artinya Beserta Tata Cara
Artinya: Dari Abdullah bin Hudzafah sesungguhnya Nabi Muhammad menyuruhnya untuk mengumumkan di Hari Tasyrik bahwa hari-hari itu merupakan hari makan minum. (HR. Ahmad)
Editor: Komaruddin Bagja