JAKARTA, iNews.id - Hukum tajwid Surat Al Isra Ayat 55 lengkap dengan penjelasan dan cara bacanya bisa menjadi panduan dalam belajar ilmu tajwid.
Hukum mempelajari Ilmu tajwid adalah Fardhu Kifayah, sedang membaca Alquran dengan baik dan benar sesuai ilmu tajwid hukumnya Fardhu Ain.
Tradisi Nyadran untuk Sambut Ramadan
Dikutip dari Buku Qur'an & Hadis MTs Kelas VII Kemenag, tajwid menurut bahasa adalah tahsin, yang artinya memperindah. Adapun menurut istilah dan mustahaknya (orang yang membaca Al Quran) wajib menerapkan tajwid saat membaca ayat-ayat Al Quran.
Maka dapat dikatakan Ilmu Tajwid adalah pengetahuan tentang kaidah serta cara-cara membaca Al Quran dengan mengeluarkan huruf dari makhrojnya serta memberi hak dan mustahaknya.
Hukum Tajwid Surat An Nisa Ayat 135, Arti Lengkap dengan Penjelasan serta Cara Baca
Dilansir dari Tafsir Quran Kemenag, Surat Al Isra Ayat 55 ini menjelaskan bahwa Allah SWT lebih mengetahui keadaan hamba-Nya yang di langit atau di bumi, yang tampak ataupun yang tidak. Dia memilih di antara hamba-Nya, siapa yang pantas menerima tugas kenabian dan pengetahuan agama.
Dia pula yang melebihkan hamba yang satu dari hamba yang lainnya, sesuai dengan ilmu dan kuasa-Nya semata. Ayat ini juga merupakan sanggahan terhadap kaum musyrikin yang mengatakan bahwa jauh kemungkinannya Muhammad yang hanya seorang anak yatim piatu dan diasuh oleh pamannya, Abu Thalib menjadi seorang nabi.
Dalam Surat Al Isra ayat 55 ini mengandung banyak hukum tajwid di antaranya tafhim, ikhfa, qalqalah sughra, alif lam syamsiyah, alif lam qamariyah, mad layin, dan mad thabii.
Untuk lebih detailnya, berikut penjelasan lengkap hukum tajwid Surat Al Isra Ayat 55
Hukum Tajwid Surat Al Isra Ayat 55
وَرَبُّكَ أَعْلَمُ بِمَنْ فِي السَّمَاوَاتِ وَالأرْضِ وَلَقَدْ فَضَّلْنَا بَعْضَ النَّبِيِّينَ عَلَى بَعْضٍ وَآتَيْنَا دَاوُدَ زَبُورًا
Artinya: Dan Tuhanmu lebih mengetahui siapa yang (ada) di langit dan di bumi. Dan sesungguhnya telah Kami lebihkan sebagian nabi-nabi itu atas sebagian (yang lain), dan Kami berikan Zabur kepada Daud.
1. وَرَبُّكَ hukum tajwid yaitu ra tafhim yakni huru ra dibaca tebal.
2. بِمَنْ فِي hukum tajwid ikhfa karena nun mati atau sukun bertemu salah satu huruf ikhfa yakni fa. Dibaca dengung dan ditahan selama 3 harakat.
3. السَّمَاوَاتِ hukum tajwid alif lam syamsyiah karena huruf lam bertemu sin. Cara bacanya idgham dengan memasukkan huruf lam ke huruf sin.
4. السَّمَاوَاتِ hukum tajwid mad thabi'i atau mad asli karena huruf mim berharakat fathah bertemu alif. Cara bacanya panjang 2 harakat.
5. وَالأرْضِ hukum tajwid alif lam qamariyah karena lam alif bertemu hamzah dan dibaca jelas.
6. وَالأرْضِ hukum tajwid ra tafhim dan dibaca tipis.
7. وَلَقَدْ hukum tajwid qalqalah sughra karena huruf qalqalah sughra dal berharakat sukun dan berada di tengah kalimat. Cara bacanya dipantulkan ringan.
8. فَضَّلْنَا hukum tajwid mad thabi'i atau mad asli karena huruf mad nun berharakat fathah bertemu alif. Dibaca panjang 2 harakat.
9. النَّبِيِّينَ ada dua hukum tajwid dalam kalimat tersebut yakni alif lam syamsyiah dan ghunnah. Dihukumi alif lam syamsiyah karena huruf lam bertemu nun. Cara bacanya idgham dengan memasukkan huruf lam ke huruf nun.
Sedangkan dihukumi ghunnah karena nun bertasydid dan dibaca dengung dengan ditahan selama 3 harakat.
10. عَلَىٰ hukum tajwid mad asli karena huruf mad lam berharakat fathah dan dibaca panjang 2 harakat.
11. وَآتَيْنَا ada dua hukum tajwid yakni mad layin dan mad thabi'i. Dihukumi mad layin karena huruf ta bertemu ya berharakat sukun dan dibaca panjang 2 harakat. Mad thabi'i karena huruf nun berharakat fathah bertemu alif dan dibaca panjang 2 harakat.
12. دَاوُودَ ada dua hukum tajwid mad thabi'i dan mad badal. Dihukumi mad thabi'i karena huruf dal berharakat fathah bertemu alif dan dibaca panjang 2 harakat. Sedangkan mad badal karena ada huruf mad (alif, wau, atau ya‟) dan hamzah terkumpul dalam satu kalimat sedangkan huruf hamzah mendahului huruf mad. Craa bacanya panjang 2 harakat.
13. زَبُورًا ada dua hukum tajwid yakni mad thabi'i dan mad iwad. Dihukumi mad thabi'i karena huruf ad ba berharakat dhummah bertemu wawu sukun dan dibaca panjang 2 harakat. Sedangkan tajwid mad iwad karena huruf ra berharakat tanwin dan diwaqaf. Cara bacanya tanwin dihilangkan dan dibaca panjang 2 harakat.
Demikian pembahasan mengenai hukum tajwid Surat Al Isra ayat 55 lengkap dengan penjelasan dan cara bacanya.
Wallahu A'lam
Editor: Kastolani Marzuki