Hadits Tentang Terbelahnya Bulan di Bulan Syaban, Mukjizat Nabi Muhammad Tak Hanya Sekali
JAKARTA, iNews.id - Hadits tentang peristiwa terbelahnya bulan di bulan Syaban patut dimak oleh setiap Muslim. Peristiwa terbelahnya bulan di bulan Sya'ban adalah salah satu mukjizat Nabi Muhammad SAW yang paling dikenang sepanjang zaman.
Rasulullah SAW adalah seorang utusan yang ditugaskan agar umatnya mendapatkan hidayah. Walaupun demikian, perjalanan dakwah Nabi ternyata bukan tanpa rintangan dan cobaan.
Selalu ada pihak yang mendustakan dan tidak percaya dengan kenabian dan ajaran yang disampaikan Rasulullah SAW. Dalam banyak riwayat, tak sedikit yang sangsi terhadap Rasulullah dan menuntut pembuktian atas kebenaran dan kemuliaannya.
Hal itu sebagaimana termaktub dalam Al-Qur’an surat Al-Qamar.
اِقْتَرَبَتِ السَّاعَةُ وَانْشَقَّ الْقَمَرُ
وَاِنْ يَّرَوْا اٰيَةً يُّعْرِضُوْا وَيَقُوْلُوْا سِحْرٌ مُّسْتَمِرٌّ
Artinya: Telah dekat (datangnya) saat itu dan telah terbelah bulan. Dan jika mereka (orang-orang musyrik) melihat sesuatu tanda (mukjizat), mereka berpaling dan berkata, “(Ini adalah) sihir yang terus-menerus.” (QS. Al Qamar: 1-2)
Ayat di atas menyinggung tentang peristiwa terbelahnya bulan untuk membuktikan kekuasaan Allah SWT dan kenabian Rasulullah SAW.