Doa Iftitah Pendek sesuai Hadist: Arab, Latin dan Artinya Lengkap
JAKARTA, iNews.id - Doa iftitah sunnah dibaca dalam setiap sholat. Ada doa iftitah pendek dan panjang sesuai hadist. Berikut bacaan lengkapnya.
Dikutip dari buku 'Fikih Ibadah' karya Hasan Ayub, pada dasarnya doa iftitah baik dibaca yang mana saja. Namun, jika Anda sedang menjadi imam maka baca doa iftitah pendek.
Bacaan doa iftitah sesuai sunnah adalah sebagai berikut
Arab: اللهُ أَكْبَرُ كَبِيْراً وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيْراً وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلًا
Doa Setelah Sholat Hajat yang Mustajab Latin dan Artinya agar Dapat Kemudahan
Latin: Allahuakbar kabiiro, walhamdulillahikasiro, wasubhanallahibukrotawa asyiilaa
Artinya: Allah Maha Besar dengan segala kebesaran, segala puji bagi Allah dengan pujian yang sangat banyak, Maha Suci Allah, baik pada waktu pagi dan juga petang. (HR Abu Daud)
Waktu yang Tepat Membaca Surat Al Mulk, Dianjurkan Sebelum Tidur Beserta Doa & Keutamaan
Arab: سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ وَتَبَارَكَ اسْمُكَ وَتَعَالَى جَدُّكَ وَلاَ إِلَهَ غَيْرُكَ
Latin: Subhaanakallahumma wa bi hamdika wa tabaarokasmuka wa ta'aalaajadduka wa laa ilaha ghoiruk.
Artinya: Maha suci Engkau ya Allah, aku memuji-Mu, Maha berkah Nama-Mu. Maha tinggi kekayaan dan kebesaran-Mu, tidak ada sesembahan yang berhak diibadahi dengan benar selain Engkau. (HR Muslim dan Abu Daud)
Arab: اللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِيْ وَبَيْنَ خَطَايَايَ كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ، اللَّهُمَّ نَقِّنِيْ مِنْ خَطَايَايَ كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ، اللَّهُمَّ غَسِّلْنِيْ مِنْ خَطَايَايَ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ.
Latin: Allaahumma baa’id bainii wa baina khataa yaaya kamaa baa’adta bainal masyriqi wal maghrib. Allaahumma naqqinii minal khataa yaa kamaa yunaqqats tsaubul abyadu minad danas. Allaahummaghsil khataa yaaya bilmaa-i wats tsalji wal barad
Artinya: Ya Allah, jauhkanlah antara aku dengan kesalahan – kesalahanku sebagaimana Engkau sudah menjauhkan antara timur dengan barat. Ya Allah, bersihkanlah aku dari berbagai kesalahanku seperti baju putih yang telah dibersihkan dari kotoran. Ya Allah, sucikanlah aku dari berbagai kesalahanku dengan salju, air, dan juga air dingin. (HR Bukhari dan Muslim)
Dalam hadist riwayat Bukhari, Rasulullah ditanya oleh seseorang, "Ya Rasulullah, ayah dan ibuku menjadi tebusannya. Ketika Anda diam antara takbiratul ihram dan membaca Al-Fatihah, apa yang Anda baca?"
Rasulullah menjawab, "Saya membaca: Allahumma ba'id baini wa baina khathaayaayaa.."
Berdasarkan hadist di atas, melansir buku 'Tafsir Shalat' karya Ammi Nur Baits, umat Islam dianjurkan membaca doa iftitah pelan, baik oleh makmum, imam dan orang yang sholat sendirian. Bacaan doa iftitah pendek ini berlaku untuk semua sholat wajib maupun sunnah.
Kecuali pada sholat jenazah tidak dianjurkan membaca doa iftitah pendek maupun panjang. Sebab, sholat jenazah dianjurkan untuk banyak mendoakan mayit sehingga dibuat ringan dan tak ada rukuk, sujud dan tasyahud.
Editor: Puti Aini Yasmin