Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Teks Khutbah Jumat 6 Februari 2026 Menyentuh Hati Lengkap dengan Doa Penutup
Advertisement . Scroll to see content

Dalil Shalat Tarawih 23 rakaat

Senin, 11 April 2022 - 18:56:00 WIB
Dalil Shalat Tarawih 23 rakaat
Muslim menjalankan shalat rarawih di Bulan Ramadhan. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Para ulama telah sepakat bahwa hukum sholat tarawih adalah sunnah. Namun, mengenai dalil shalat tarawih 20 rakaat plus 3 rakaat shalat witir terjadi perbedaan pendapat. 

Muhammad Ajib Lc dalam bukunya 33 Macam Jenis Shalat Sunnah menjelaskan, ulama salaf 4 madzhab hampir sepakat bahwa shalat tarawih itu 20 rakaat plus shalat Witir 3 rakaat. 

Dalil yang kuat dalam masalah shalat tarawih 20 rakaat ini adalah keputusan Umar bin Khattab ra pada zamannya yang tidak didapati adanya pertentangan dikalangan sahabat pada waktu itu. 

Demikian tulis para ulama fiqih dalam kitab-kitabnya. Jumlah 20 rakaat ini dikejakan dengan 10 kali salam, dan dilakukan lima kali tarawihah (istirahat), per sekali tarwihah (istirahat) dilaksanakan setelah selesai empat rakaat.

Imam Besar ke-4 Masjid Istiqlal yang juga penerima Sanad Bukhari dan Muslim, Prof Dr KH Mustafa Ali Ya'qub seperti dilansir laman panrita.id menjelaskan, shalat tarawih 20 rakaat itu adalah benar dengan menggunakan tiga dalil.

Pertama, rakaat shalat tarawih tidak dibatasi berapa jumlahnya, maka dua puluh rakaat itu boleh. Rasulullah Saw bersabda:

مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيْمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ. (رواه البخاري)

“Siapa yang menjalankan qiyam Ramadhan karena beriman dan mengharapkan pahaladari Allah, maka dosa-dosanya (yang kecil) yang telah lalu akan diampuni.”

Kedua, Hadis mauquf riwayat al-Bukhari dan Muslim. Di mana ‘Umar bin al-Khattab ra memerintahkan Ubay bin Ka‘ab untuk menjadi shalat tarwih di masjid. Dan ternyata Ubay juga para sahabat lain shalat tarawih dua puluh rakaat. Dan tidak ada satu pun sahabat yang memprotes hal itu. Padahal pada waktu itu sayyidah Aisyah, ‘Umar bin al-Kattab, Utsman bin Affan, Ali bin Abi Thalib, Abu Hurairah. Dan sahabat senior lain, semuanya masih hidup.

Ketiga, Ijma’ sahabat. Menurut Ibn Abd al-Bar, Ibn Qudamah al-Maqdisi, kemudian Abu Hanifah, al-Syafi’i, dan ahmad bin Hanbal. Shalat tarawih 20 rakaat adalah jima’ (konsensus). Bahkan Ibn Qudamah dalam kitabnya al-Mughni menuturkan, Bahwa apa yang disepakati oleh para sahabat itu lebih utama dan lebih layak untuk diikuti.

Waktu pelaksanaan shalat Tarawih dimulai setelah sholat Isya, berakhir sampai terbit fajar. Bagi yang belum melaksanakan shalat Isya, tidak diperkenankan melakukan shalat Tarawih. Bahkan shalat Tarawihnya menjadi tidak sah. 

Arti Tarawih

Muhammad Ajib Lc menjelaskan, shalat tarawih adalah sholat sunnah yang dilakukan pada malam hari di Bulan Ramadhan. Kata tarawih secara bahasa bentuk jama' dari tarwihah yang artinya istirahat.

Dinamakan shalat tarawih sebab setiap selesai 2 rakaat ada istirahatnya sejenak. Biasanya diisi dengan bacaan-bacaan dzikir atau shalawat.

Dari situ kemudian, setiap empat rakaat (dengan 2 salam) disebut Tarwihah, dan semuanya disebut Tarawih. Hal itu sebagaimana dijelaskan oleh al-Hafiz Ibn Hajar al 'Asqallaaniy dalam kitab Fath al-Baari Syarah al-Bukhari sebagai berikut:

سُمِّيَتِ الصَّلَاةُ فِي الْجَمَاعَةِ فِي لَيَالِي رَمَضَانَ التَّرَاوِيحَ لِأَنَّهُمْ أَوَّلَ مَا اجْتَمَعُوْا عَلَيْهَا كَانُوا يَسْتَرِيحُوْنَ بَيْنَ كُلِّ تَسْلِيمَتَيْنِ .

Artinya: Shalat jamaah yang dilaksanakan pada setiap malam bulan Ramadhan dinamai Tarawih karena para sahabat pertama kali melaksanakannya, beristirahat pada setiap dua kali salam.

Demikian pembahasan mengenai dalil shalat tarawih 23 rakaat. Wallahu A'lam

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut