Ciri-ciri Meninggal dalam Keadaan Husnul Khatimah Menurut Nabi Muhammad SAW
JAKARTA, iNews.id - Terdapat ciri-ciri meninggal dalam keadaan husnul khatimah menurut Nabi Muhammad SAW. Meninggal dalam keadaan husnul khatimah merupakan harapan setiap muslim ketika maut menjelang.
Husnul khatimah memiliki makna akhir yang baik atau yang kita pahami sebagai sebuah keadaan wafat dalam kondisi yang baik dan diridhai oleh Allah SWT.
Mengucapkan kalimat syahadat sebelum wafat diyakini sebagai orang yang wafat dengan husnul khatimah. Dari Ubadah bin Shamit, Rasulullah SAW bersabda,
"Siapa yang bersaksi bahwasanya tidak ada sesembahan yang haq kecuali Allah dan tidak ada sekutu bagi-Nya, juga bersaksi bahwasanya Muhammad adalah utusan-Nya, dan bahwasanya Isa adalah hamba Allah dan anak dari budak wanita-Nya serta kalimat-Nya yang ia sampaikan kepada Maryam dan ruh dari-Nya. Bersaksi bahwa surga dan neraka benar adanya. Allah akan memasukkan ke dalam surga lewat pintu surga yang delapan sekehendaknya." (Hadits Riwayat Bukhari).
Rasulullah SAW dalam haditsnya mengatakan keutamaan ketika seorang muslim wafat pada malam Jumat. Dalam hadits yang diceritakan kembali oleh Abdullah bin Amr ra, keutamaan yang sama berlaku bagi muslim yang wafat di hari Jumat.