Cara Cek Tanggal Lahir dalam Kalender Islam Pakai QuranTime
JAKARTA, iNews.id - Sedang mengurus berkas nikah, tiba-tiba petugas KUA menanyakan tanggal lahir Hijriah. Kamu mungkin tahu persis tanggal lahirmu pada kalender Masehi, tapi bagaimana dengan tanggal lahirmu pada kalender Islam?
Situs ini juga menyediakan arah kiblat online, jadwal sholat, dan konverter kalender Islam dalam satu platform gratis. Namanya QuranTime, dan kalau kamu belum pernah dengar, artikel ini akan menunjukkan kenapa situs itu layak di-bookmark sekarang juga.
Sistem penanggalan yang dipakai di akta lahir, KTP, ijazah, dan hampir semua dokumen resmi Indonesia adalah kalender Masehi, kalender solar yang berbasis pergerakan matahari.
Kalender ini yang kita gunakan setiap hari, yang kita jadikan patokan ulang tahun, deadline, dan jadwal kerja. Kalender Islam bekerja dengan cara berbeda. Sistem ini berbasis fase bulan, bukan matahari. Hasilnya, satu tahun Hijriah lebih pendek sekitar 11 hari dibandingkan dengan tahun Masehi.
Artinya, kalau tanggal lahir Masehi-mu selalu jatuh di bulan yang sama setiap tahun, tanggal Hijriah-mu bergeser tiap tahunnya. Tidak heran kalau kebanyakan orang tidak hafal, bahkan tidak pernah tahu tanggal lahir mereka dalam kalender Islam.
Padahal informasi ini kadang dibutuhkan: untuk catatan akikah, administrasi pesantren, atau sekadar rasa ingin tahu soal bulan kelahiran yang punya makna tersendiri dalam tradisi Islam.
Kalender Hijriah dimulai dari tahun 622 Masehi, yaitu tahun ketika Nabi Muhammad hijrah dari Mekah ke Madinah. Itulah kenapa sistem ini disebut kalender Hijriah, dan tahunnya ditandai dengan singkatan H atau AH (Anno Hegirae).
Satu tahun Hijriah terdiri dari 12 bulan Islam, persis seperti kalender Masehi. Namun, jumlah harinya berbeda pada setiap tahun Hijriah, berkisar antara 354 dan 355 hari. Ini yang bikin tanggal-tanggal penting Islam seperti Ramadan, Idulfitri, dan Iduladha terus bergeser kalau dilihat dari kalender Masehi.
Nama-nama bulan dalam kalender Islam berurutan dari awal hingga akhir tahun Hijriah: Muharram, Safar, Rabiul Awal, Rabiul Akhir, Jumadil Awal, Jumadil Akhir, Rajab, Sya'ban, Ramadan, Syawal, Dzulqa'dah, dan Dzulhijjah.
Setiap bulan dalam sistem ini punya bobot historis dan keagamaan tersendiri. Muharram, Rajab, Dzulqa'idah, dan Dzulhijjah masuk kategori bulan suci. Mengetahui tanggal lahirmu dalam tahun Hijriah berarti kamu juga tahu di bulan apa kamu lahir, dan itu bukan informasi yang kosong maknanya.
Ini bagian yang paling praktis. QuranTime menyediakan dua jalur untuk mengetahui tanggal lahir dalam kalender Islam, dan keduanya bisa diakses secara gratis tanpa perlu menginstal apa pun.
Buka qurantime.net/id/islamic-calendar-converter. Di halaman ini, kamu bisa konversi tanggal Masehi ke Hijriah secara langsung.
Caranya:
1. Pilih mode "Masehi ke Hijriyah"
2. Masukkan hari, bulan, dan tahun lahirmu sesuai kalender Masehi
3. Klik tombol Konversi
4. Hasilnya langsung muncul lengkap dengan tanggal, bulan, dan tahun Hijriah
Misalnya, kamu lahir pada 17 Agustus 1995. Masukkan data itu, dan konverter akan menampilkan tanggal lahirmu dalam kalender Islam secara instan. Tidak perlu menghitung manual, tidak perlu membuka rumus lunar apa pun.
Kalau yang kamu butuhkan adalah tanggal Hijriah hari ini, misalnya untuk mengecek apakah hari ini masuk bulan Ramadan, Dzulhijjah, atau bulan lainnya, buka situs qurantime.net/id/todays-islamic-date.
Halaman ini menampilkan tanggal Hijriah secara real-time sesuai lokasi kamu, lengkap dengan format panjang dan format singkat. Di halaman yang sama, ada kalender Islam lengkap per bulan yang menampilkan konversi tanggal Masehi dan Hijriah secara berdampingan.
Berguna banget kalau kamu mau tahu kapan hari-hari penting Islam jatuh di tahun ini. Dua fitur ini saja sudah cukup untuk menjawab pertanyaan soal tanggal lahir dalam kalender Islam tanpa perlu tools lain.
QuranTime bukan cuma konverter kalender. Platform ini memang dirancang jadi satu titik untuk berbagai kebutuhan islami harian dan itu bukan klaim kosong.
Selain konversi tanggal Hijriah, ada fitur jadwal sholat yang mendeteksi lokasi secara otomatis dan menampilkan waktu Subuh, Dzuhur, Ashar, Maghrib, dan Isya dengan metode perhitungan yang bisa disesuaikan. Berguna untuk yang sering bepergian atau tinggal di kota baru.
Yang menarik, QuranTime juga punya pencari arah kiblat berbasis GPS akurat dengan margin kesalahan hanya 1-2 derajat.
Tidak perlu kompas fisik, tidak perlu aplikasi tambahan. Cukup buka browser, izinkan akses lokasi, dan arah Ka'bah langsung muncul di layar lengkap dengan peta dan sudut derajat yang presisi.
Tiga fitur inti ini: kalender Islam online, jadwal sholat, dan pencari kiblat semuanya gratis, tanpa login, dan langsung jalan di browser. Bagi yang tidak mau ribet menginstal banyak aplikasi, ini solusi yang cukup masuk akal.
Satu hal yang perlu kamu tahu sebelum menggunakan hasil konversi ini untuk keperluan resmi. Tanggal dalam kalender Islam ditentukan berdasarkan rukyatul hilal, pengamatan langsung terhadap hilal atau bulan sabit baru.
Karena pengamatan ini bergantung pada kondisi cuaca dan posisi geografis pengamat, hasilnya bisa berbeda antara satu negara dengan negara lain, bahkan antara satu wilayah dengan wilayah lain dalam negara yang sama.
Artinya, hasil konversi yang ditampilkan kalender Islam online seperti QuranTime menggunakan algoritma perhitungan matematis yang sudah luas diterima dan hasilnya sangat akurat untuk keperluan umum.
Tapi untuk keperluan yang butuh kepastian resmi, seperti penentuan awal Ramadan atau Idulfitri, sebaiknya tetap dikonfirmasi ke masjid atau otoritas keagamaan setempat. QuranTime sendiri juga mencantumkan catatan ini di halamannya sebagai tanda bahwa platform ini transparan soal batas akurasi yang dimilikinya.
Kamu yang tadi tidak tahu tanggal lahir dalam kalender Islam, sekarang bisa cek dalam hitungan detik. Masuk ke QuranTime, ketik tanggal Masehi-mu, dan hasilnya langsung ada.
Lebih dari itu, satu situs ini juga bisa membantu kamu cari waktu sholat dan kiblat tanpa perlu buka aplikasi lain. Praktis, gratis, dan tidak meminta kamu bikin akun dulu.
Buat yang selama ini mengandalkan beberapa aplikasi terpisah untuk kebutuhan islami sehari-hari, QuranTime layak jadi satu-satunya tab yang tetap terbuka. Coba konversi tanggal lahirmu sekarang, siapa tahu kamu lahir di bulan Rajab atau Ramadan, dan itu informasi yang cukup menarik untuk diketahui.
Editor: Rizqa Leony Putri