Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : PaDi UMKM Gelar PBFS 2026, Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM
Advertisement . Scroll to see content

Cara Cek Tanggal Lahir dalam Kalender Islam Pakai QuranTime

Senin, 25 Mei 2026 - 12:20:00 WIB
Cara Cek Tanggal Lahir dalam Kalender Islam Pakai QuranTime
QuranTime menyediakan arah kiblat online, jadwal sholat, dan konverter kalender Islam dalam satu platform gratis. (Foto: dok QuranTime)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Sedang mengurus berkas nikah, tiba-tiba petugas KUA menanyakan tanggal lahir Hijriah. Kamu mungkin tahu persis tanggal lahirmu pada kalender Masehi, tapi bagaimana dengan tanggal lahirmu pada kalender Islam? 

Situs ini juga menyediakan arah kiblat online, jadwal sholat, dan konverter kalender Islam dalam satu platform gratis. Namanya QuranTime, dan kalau kamu belum pernah dengar, artikel ini akan menunjukkan kenapa situs itu layak di-bookmark sekarang juga.

Kenapa Banyak Orang Tidak Tahu Tanggal Lahir Hijriahnya Sendiri

Sistem penanggalan yang dipakai di akta lahir, KTP, ijazah, dan hampir semua dokumen resmi Indonesia adalah kalender Masehi, kalender solar yang berbasis pergerakan matahari. 

Kalender ini yang kita gunakan setiap hari, yang kita jadikan patokan ulang tahun, deadline, dan jadwal kerja. Kalender Islam bekerja dengan cara berbeda. Sistem ini berbasis fase bulan, bukan matahari. Hasilnya, satu tahun Hijriah lebih pendek sekitar 11 hari dibandingkan dengan tahun Masehi. 

Artinya, kalau tanggal lahir Masehi-mu selalu jatuh di bulan yang sama setiap tahun, tanggal Hijriah-mu bergeser tiap tahunnya. Tidak heran kalau kebanyakan orang tidak hafal, bahkan tidak pernah tahu tanggal lahir mereka dalam kalender Islam. 

Padahal informasi ini kadang dibutuhkan: untuk catatan akikah, administrasi pesantren, atau sekadar rasa ingin tahu soal bulan kelahiran yang punya makna tersendiri dalam tradisi Islam.

Mengenal Sistem Tanggal Lahir dalam Kalender Islam

Kalender Hijriah dimulai dari tahun 622 Masehi, yaitu tahun ketika Nabi Muhammad hijrah dari Mekah ke Madinah. Itulah kenapa sistem ini disebut kalender Hijriah, dan tahunnya ditandai dengan singkatan H atau AH (Anno Hegirae).

Satu tahun Hijriah terdiri dari 12 bulan Islam, persis seperti kalender Masehi. Namun, jumlah harinya berbeda pada setiap tahun Hijriah, berkisar antara 354 dan 355 hari. Ini yang bikin tanggal-tanggal penting Islam seperti Ramadan, Idulfitri, dan Iduladha terus bergeser kalau dilihat dari kalender Masehi.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut