Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 40 As-sabiqun Al-Awwalun, Siapa Saja? 
Advertisement . Scroll to see content

Assabiqunal Awwalun Artinya Orang-Orang Pertama yang Masuk Islam, Siapa Saja Mereka?

Selasa, 18 Oktober 2022 - 20:09:00 WIB
Assabiqunal Awwalun Artinya Orang-Orang Pertama yang Masuk Islam, Siapa Saja Mereka?
Assabiqunal Awwalun artinya (Foto: Pixabay)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Assabiqunal Awwalun artinya adalah golongan orang-orang yang masuk Islam paling pertama. Assabiqunal Awwalun merupakan sebutan yang merujuk pada sahabat-sahabat Nabi Muhammad yang pertama kali memeluk agama Islam.

Golongan orang-orang pertama masuk Islam ini tentu berasal dari kalangan keluarga, kerabat, dan sahabat Rasulullah saat pertama kali agama Islam diperkenalkan pada awal abad ke-7.

Dilansir iNews.id dari Risalah Muslim, Selasa (18/10/2022), secara bahasa Assabiqunal Awwalun adalah kalimat yang terdiri dari kata as-Sabiqun yang artinya orang yang mendahului dan al-Awwalun yang berarti orang yang pertama.

Sehingga Assabiqunal Awwalun secara istilah artinya adalah orang-orang yang pertama masuk Islam mendahului yang lainnya atau orang-orang terdahulu pertama kali masuk agama Islam.

Berbicara Assabiqunal Awwalun, maka tidak akan terlepas dari kisah awal kerasulan Nabi Muhammad. Berikut adalah ulsan mengenai awal kerasulan Nabi Muhammad dan lahirnya Assabiqunal Awwalun.

Masa Awal Kerasulan Nabi Muhammad

Sebagaimana diketahui, Nabi Muhammad lahir di tengah masyarakat jahiliyah dan berlatar belakang penyembah berhala. Sebelum menerima wahyu kerasulan, Nabi Muhammad sering menyendiri ke Gua Hira (sekarang disebut Jabal An Nur) untuk berdoa kepada Tuhan (Allah) agar menghilangkan kekufuran dan keterbelakangan di dunia.

Hal ini merupakan wujud pertentangan sikap dengan kebudayaan Arab pada zaman tersebut.

Hingga pada suatu malam ketika Nabi Muhammad sedang bertafakur di Gua Hira, malaikat Jibril turun mendatanginya dan menyampaikan wahyu pertama. 

Jibril membangkitkan Nabi Muhammad dan menyampaikan wahyu Allah di telinganya. Saat diminta membaca, beliau menjawab:

"Saya tidak bisa membaca".

Jibril lantas mengulangi tiga kali dan meminta agar Nabi Muhammad membaca. Namun, jawaban Nabi Muhammad tetap sama. Akhirnya, Jibril berkata:

"Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu yang menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dengan nama Tuhanmu yang Maha Pemurah, yang mengajar manusia dengan perantaraan (menulis, membaca). Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.” (QS. Al-Alaq 96: 1-5)

Itulah wahyu pertama yang diterima Nabi, yakni lima ayat pertama surat Al-Alaq. Saat itulah, Nabi Muhammad kemudian diangkat sebagai rasul pada usia 40 tahun, tepatnya pada 6 Agustus 611.

Masa tiga tahun pertama, Nabi Muhammad menyebarkan agama Islam secara sirriyyah (rahasia). Ajaran Islam hanya disampaikan kepada orang-orang terdekatnya.

Golongan pertama yang mengikuti ajaran Nabi Muhammad adalah sebagian kecil anggota keluarga dan kerabat. Setelah menerima wahyu surat Al-Muddatsir 1-7, Nabi Muhammad mulai memperluas dakwahnya.

Siapa Saja Assabiqunal Awwalun?

Orang pertama yang menyambut dakwah Nabi adalah Khadijah binti Khuwailid, istrinya. Dikutip dari laman NU, Khadijah juga merupakan orang yang pertama kali mendengarkan wahyu dari lisan Rasulullah saw dan pertama kali membaca Al-Qur’an setelah mendengarnya langsung dari Rasulullah.

Khadijah juga menjadi orang pertama yang belajar berwudhu dan shalat kepada Rasulullah saw. Rumah Nabi menjadi rumah pertama yang dituruni wahyu melalui perantara Jibril setelah wahyu pertama di Gua Hira. 

Setelah Khadijah, orang berikutnya yang Islam adalah Ali bin Abi Thalib. Ali tercatat sebagai orang pertama yang masuk Islam dari kalangan anak-anak. 

Menurut pendapat paling kuat yang didukung Imam at-Thabari dan Ibnu Ishaq, usia Ali saat itu 10 tahun. Ali kecil diasuh oleh Rasulullah saw, yang diambil dari paman Nabi saw, yaitu Abu Thalib. Ia juga menjadi orang ketiga yang mengerjakan shalat setelah Khadijah dan Nabi saw.

Selanjutnya, ada Zaid bin Haritsah ra. Ia merupakan kekasih Nabi saw, bekas budaknya, sekaligus anak angkatnya. Zaid tercatat sebagai orang yang pertama kali masuk Islam dari kalangan budak. 

Selanjutnya, putri-putri Rasulullah saw segera mengikuti ajaran agama yang dibawa oleh sang ayah. Mereka adalah Zainab, Ummu Kultsum, Fatimah, dan Ruqayyah radhiallahu ‘anhuma.

Hingga kemudian Abu Bakar as-Shiddiq tercatat sebagai orang yang pertama kali masuk Islam dari kalangan laki-laki merdeka dan terpandang. Rasulullah saw pernah bersabda tentang dirinya:

مَا دَعَوْتُ أَحَدًا إلَى الْإِسْلَامِ إلَّا كَانَتْ فِيهِ عِنْدَهُ كَبْوَةٌ ، وَنَظَرٌ وَتَرَدُّدٌ، إلَّا مَا كَانَ مِنْ أَبِي بَكْرِ بْنِ أَبِي قُحَافَةَ، مَا عَكَمَ عَنْهُ حِينَ ذَكَرْتُهُ لَهُ، وَمَا تَرَدَّدَ فِيهِ

Artinya: “Aku tidak mengajak seorang pun masuk Islam melainkan ia tidak langsung memberikan jawaban, kecuali Abu Bakar bin Abu Quhafah. Ia tidak lamban memberikan jawaban dan tidak ragu-ragu ketika aku mangajak masuk Islam.”

Setelah Abu Bakar, angkatan kedua yang tergolong Assabiqunal Awwalun antara lain Abu Ubaidillah bin Al-Jarrah, Abu Salamah bin Abdul Asad, Arqam bin Abul Arqam, Utsman bin Madz’un, Ubaidah bin Al-Harits, Said bin Zaid, Quddamah bin Madz’un, Abdullah bin Madz’un, Fathimah binti al-Khattab (saudara perempuan Umar bin al-Khattab), Asma binti Abu Bakar, dan Khabbab bin al-Arat radhiyallâhu ‘anhum.

Ibnu Hisyam pernah menuliskan 40 nama Assabiqunal Awwalun. Ia menulis Khadijah dalam nomor urut pertama, Asma' di nomor urut 18, dan Aisyah di nomor urut 19. Umar bin Khattab berada jauh di bawah Aisyah

-Khadijah binti Khuwailid
-Zaid bin Haritsah
-Ali bin Abi Thalib
-Abu Bakar Al-Shiddiq
-Bilal bin Rabah
-Ummu Aiman
-Hamzah bin Abdul Muthalib
-Abbas bin Abdul Muthalib
-Abdullah bin Abdul-Asad
-Ubay bin Ka'ab
-Abdullah bin Rawahah
-Abdullah bin Mas'ud
-Mus'ab bin Umair
-Mua'dz bin Jabal
-Aisyah
-Umar bin Khattab
-Utsman bin Affan
-Arwa' binti Kuraiz
-Zubair bin Awwam bin Khuwailid
-Abdurrahman bin Auf
-Sa'ad bin Abi Waqqas
-Thalhah bin Ubaidillah
-Abdullah bin Zubair
-Miqdad bin Aswad
-Utsman bin Mazh'un
-Sa'id bin Zaid
-Abu Ubaidah bin al-Jarrah
-Waraqah bin Naufal
-Abu Dzar Al-Ghiffari
-Umar bin Anbasah
-Sa’id bin Al-Ash
-Abu Salamah bin Abdul Asad
-Abu Abdillah al-Arqam bin Abi al-Arqam
-Yasir bin Amir
-Ammar bin Yasir
-Sumayyah binti Khayyat
-Amir bin Fuhairah
-Ja'far bin Abi Thalib
-Khabbab bin 'Art
-Ubaidah bin Harits


-Ummu al-Fadl Lubaba
-Shafiyyah binti Abdul Muthalib
-Asma' binti Abu Bakar
-Fatimah bin Khattab
-Suhayb Ar-Rummi
-Qudamah bin Mazh'un

Itulah ulasan mengenai Assabiqunal Awwalun beserta nama-nama mereka. Mereka adalah manusia-manusia terpilih yang akhirnya menjadi golongan orang-orang pertama yang mengikuti ajaran Rasulullah SAW. Wallahualam bissawab

Editor: Komaruddin Bagja

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut