Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Rambu Piras Ungkap Bedanya Hadapi Pandemi Virus Corona di Belanda dan Indonesia
Advertisement . Scroll to see content

Rambu Piras Ungkap Awal Ketertarikannya di Dunia Musik

Jumat, 11 Oktober 2019 - 17:08:00 WIB
Rambu Piras Ungkap Awal Ketertarikannya di Dunia Musik
Rambu Piras jatuh cinta dengan musik saat di gereja. (Foto: iNEws.id).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Rambu Piras menceritakan bagaimana awal ketertarikannya di dunia musik. Runner up The Voice Indonesia 2018 ini mengaku jatuh cinta dengan musik saat berada di gereja.

"Jadi, awal mula saya menyukai musik khususnya dunia tarik suara itu ketika saya umur 17. Waktu itu saya ulang tahun saya datang ke gereja pagi terus saya dengar paduan suara. Paduan suara ini sudah biasa selalu ada pelayanan, tapi hari itu saya merasakan ada suka cita luapan yang saya sendiri gabisa gambarkan," ujarnya saat ditemui di iNews Center, Jakarta, Rabu (9/10/2019).

Perasaannya itu diceritakannya kepada seorang temannya. Ia pun mulai mengikuti sarannya dari tidak bisa menyanyi sampai memahami teknik dan cara-cara bernyanyi yang baik.

"Kebetulan saya ceritakan sama seorang teman yang senior di Universitas Kristen Petra Surabaya. Dia bilang, udah kamu ikut aja UKM Paduan Suara di kampus, saya dapet beasiswa di sana jurusan Teknik Industri. Jadi mulai dari situ saya diajarin cara baca not balok. Saya nggak bisa main alat musik, cara menyanyi berpadu dengan yang lain, cara mengolah vokal," ceritanya.

Saat itu ia pun mulai menikmati dan bernyanyi di gereja. Dari situ dia mengenal banyak orang dan salah satunya pemilik grup orkestra di Surabaya yang terpikat dengan suaranya.

"Kemudian saya pelayananlah di gereja, saya ikut nyanyi, dari situ saya kenalan dengan salah satu pemilik orkestra di Surabaya. Dari situlah, mulai dari jemaat gereja ada yang ngundang nyanyi, dan dari situ saya mulai menjadi wedding singer," ujarnya.

Wanita berusia 36 tahun ini mengaku tidak punya bakat turunan dari orang tuanya. Dia terjun ke dunia musik saat kuliah dan belajar secara otodidak di UKM yang diikutinya.

"Dulu kan kalo sekolah minggu suka ada vokal grup, tapi ya nyanyi biasa, secara teknis itu belum tahu. Papa Mama saya pegawai negeri sipil, cuma memang kami itu di rumah suka dengar musik, biasa orang Timur kan sukanya ngumpul terus nyanyi-nyanyi, hanya begitu. Tapi kayanya memang yang lebih bisa nyanyi bos, saya panggil papa saya bos," ujar Rambu sambil tersenyum.

Editor: Adhityo Fajar

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut